Suara.com - Pemain keturunan milik FC Utrecht, Miliano Jonathans membongkar salah satu kendala yang membuatnya hingga kini belum mantap menerima tawaran naturalisasi dari PSSI.
Winger lincah berusia 20 tahun merupakan pemain potensial untuk Timnas Indonesia. Dia bahkan sudah diincar PSSI sebelum Piala Dunia U-20 2023 yang pada akhirnya batal di gelar di Indonesia.
Miliano Jonathans mengaku masih berkomunikasi dengan PSSI soal peluang membela Timnas Indonesia. Meski demikian, dia membongkar salah satu kendalanya yakni jarak antara Belanda dan Indonesia yang jauh.
"Ya, mereka sudah menghubungi saya. Kendala saya dengan PSSI tuh, jaraknya jauh jika harus bolak-balik," ujar Jonathans di YouTube Andy van der Meijde.
Baca Juga: Elkan Baggott Menolak Dipanggil, 2 Alasan Timnas Indonesia Tak Perlu Khawatir
PSSI mendekatinya sejak empat tahun lalu untuk Timnas U-20 di Piala Dunia U-20 2023, yang akhirnya batal di gelar di Indonesia dan beralih ke Argentina.
Jonathans belum memutuskan tawaran PSSI, fokusnya masih di FC Utrecht sejak Januari 2025.
Setelah mencetak 11 gol dan 4 assist untuk Vitesse Arnhem di paruh musim 2024/25, ia direkrut Utrecht, tapi belum memberi dampak besar dalam lima laga awal.

"Ya, PSSI menghubungi saya. Mereka tertarik karena saya masih muda," ujarnya.
"Saat itu, performa saya sedang naik, tapi saya baru pulih dari cedera," tambahnya.
Jonathans absen 10 bulan akibat cedera di Vitesse Arnhem musim 2023/24.
"Saya ingin fokus bermain semusim penuh di Vitesse," katanya.
"Kontak dengan PSSI masih ada, tapi saya belum memutuskan. Sekarang saya fokus ke Utrecht," tambahnya.
Kontributor : Imadudin Robani Adam