Suara.com - Pemain Sabah FC Saddil Ramdani membongkar fakta pahit dirinya di era Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert. Dia mengaku sejauh ini tak menerima pemanggilan untuk FIFA Matchday Maret 2025.
Saddil, yang sempat "terbuang" di akhir era pelatih Shin Tae-yong, merupakan pemain yang sebelumnya kerap jadi andalan di sisi sayap kanan Timnas Indonesia.
Dengan kekuatan di kaki kiri, Saddil sempat menjadi salah satu pemain depan berbahaya. Kelincahannya diandalkan untuk membongkar pertahanan lawan.

Namun, nama Saddil mulai menghilang dari daftar pemanggilan Timnas Indonesia sejak tahun lalu. Kehadiran Patrick Kluivert yang menggantikan Shin Tae-yong pada 6 Januari 2025 pun membuka harapan baru untuknya.
Baca Juga: Frank van Kempen Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-23, Erick Thohir: Belum Tahu Saya
Namun, sejauh ini, dia mengaku belum dihubungi Patrick Kluivert terkait pemanggilan ke Timnas Indonesia untuk dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Maret mendatang.
"Tidak ada [pemanggilan Timnas Indonesia--Red]," kata Saddil Ramdani dilansir dari kanal YouTube Harimau Malaya, Jumat (28/2/2025).
Lebih lanjut, Saddil mengaku menyerahkan keputusan pemanggilan pemain tim nasional kepada pelatih. Menurutnya, skuad Garuda kini punya pemain-pemain berkualitas.
Jika tak dipanggil, ia sadar kemampuannya masih harus ditingkatkan lagi. Apalagi, banyak pemain-pemain keturunan yang merumput di Eropa.
"Soal timnas saya rasa berjalan dengan baik, banyak pemain baru dan semua memiliki kualitas, mereka bermain di Eropa. Jadi itu buat contoh kita anak bangsa Indonesia buat seperti mereka," pungkasnya.
Baca Juga: Here We Go! Eks AC Milan Resmi Jadi Rekan Anyar Jordi Amat
Timnas Indonesia akan bertandang ke markas Australia dalam laga ketujuh Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 20 Maret mendatang.
Lima hari setelahnya, Garuda akan menjamu Bahrain dalam laga kedelapan Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.