Marselino Ferdinan Dipanggil Staf Pelatih: Kekuarangannya Terbongkar, Khas Pemain Indonesia

Kamis, 27 Februari 2025 | 15:35 WIB
Marselino Ferdinan Dipanggil Staf Pelatih: Kekuarangannya Terbongkar, Khas Pemain Indonesia
Selain tantangan teknis, Marselino Ferdinan juga menghadapi tekanan mental. (FIFA)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pemain Timnas Indonesia Marselino Ferdinan mengaku banyak belajar sejak bermain untuk Oxford United. Ia bahkan sering 'diceramahi' staff pelatih terkait aspek dalam dirinya yang harus dan masih bisa diperbaiki dan kembangkan.

Marselino Ferdinan sejauh ini memang masih kesulitan mendapat tempat utama dalam skuad Oxford United. Meski menjadi andalan Timnas Indonesia, di Oxford, Marselino sulit mendapat menit bermain.

Marselino tahu apa yang menjadi kekurangannya. Salah satu masukan yang ia terima dari tim kepelatihan adalah kebiasaannya yang sering keluar dari posisi yang ditentukan pelatih.

"Saya sering meeting dengan staf pelatih membahas soal kekurangan saya, kekurangan saya ada di out of position," kata Marselino Ferdinan dilansir dari kanal YouTube Oxford United, Kamis (27/2/2025).

Baca Juga: Alasan Masuk Akal Elkan Baggott Tolak Timnas Indonesia

Seperti diketahui, Oxford United adalah tim kedua Marselino Ferdinan di Eropa. Sebelumnya, eks Persebaya Surabaya tersebut merumput di Belgia bersama KMSK Deinze.

Menurut Marselino, baik di Belgia maupun Inggris, taktik dan keteraturan dalam permainan menjadi fokus lebih.

Hal itu disebutnya sangat berbeda dengan ciri khas sepak bola Indonesia yang lebih mengandalkan kecepatan dalam permainan.

Marselino Ferdinan penasaran dengan Patrick Kluivert. (Instagram/@marselinoferdinan10)
Marselino Ferdinan penasaran dengan Patrick Kluivert. (Instagram/@marselinoferdinan10)

"Kalau saya merasa bermain di Eropa yang pasti mindset dan mentalnya berbeda dengan teman-teman yang main di indonesia. Mindset dan mental saya waktu balik ke Timnas Indonesia jadi lebih pede dan termotivasi," jelasnya.

"Bedanya kalau sama Indonesia, banyak lah. Karena di Indonesia lebih cepat, di sini lebih ke struktur dan taktik, penguasaan posisi, di Belgia juga mirip seperti di Inggris," pungkasnya.

Baca Juga: Bandingkan Shin Tae-yong dan Kluivert, Marselino Ferdinan: Taktik Timnas yang Dulu Berbeda...

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI