Suara.com - Belum berhenti gebrakan yang dilakukan PSSI dengan menunjuk Jordi Cruyff sebagai Penasihat Teknis untuk Timnas Indonesia.
Putra dari legenda sepak bola Belanda dan dunia, Johan Cruyff, ini bukan nama sembarangan jika menilik CV dan portofolionya.
Sebagai pemain, Jordi pernah membela dua klub besar di dunia yaitu Barcelona dan Manchester United. Pria 51 tahun itu juga pernah menjadi bagian dari Timnas Belanda.
Debut profesional Jordi Cruyff sebagai pesepak bola dimulai pada 1994 bersama Barcelona setelah sebelumnya bermain untuk tim B dari Blaugrana.
Baca Juga: Miliano Jonathans: Indonesia Jauh Banget
Salah satu kemenangan paling fenomenal yang pernah diraih Jordi Cruyff bersama Barcelona adalah saat membantai Manchester United 4-0 di Camp Nou.
Dalam pertandingan Liga Champions musim 1994/95 pada 2 November 1994 itu, Jordi yang merupakan pemain muda dipercaya tampil sebagai starter.
Bermain bersamanya di 11 pemain awal ada Ronald Koeman, Pep Guardiola, Romario, hingga Hristo Stoichkov. Meski tidak mencetak gol, Jordi berperan penting dalam terciptanya gol pertama Barcelona yang dicetak Stoichkov di menit ke-9.

Dalam sejarah pertemuan kedua tim, hasil akhir 4-0 di laga itu tercatat menjadi kemenangan terbesar yang pernah diraih Barcelona atas Manchester United di ajang resmi.
Menariknya lagi, dua tahun setelah pertandingan tersebut, Jordi Cruyff justru diboyong oleh Manchester United dengan biaya mencapai 1,4 juta poundsterling.
Baca Juga: Digoda Bela Timnas Indonesia, Miliano Jonathans Pilih Bertahan di Belanda
Pada musim perdananya bermain di Old Trafford, Jordi sukses mempersembahkan gelar Premier League dan Community Shield buat The Red Devils.
Akan tetapi, perjalanan Jordi Cruyff di Manchester United tidak berjalan mulus. Ia jarang mendapat kesempatan karena sering menepi akibat cedera hingga akhirnya pergi pada Juni 2000 dengan hanya mencatatkan 57 laga dan mencetak 8 gol saja buat Man United.
Kontributor: Aditia Rizki