Suara.com - Jordi Cruyff, penasihat teknis Timnas Indonesia, mengaku terinspirasi oleh Johan Cruyff dan Sir Alex Ferguson dalam karier kepelatihannya.
"Dalam segala hal yang saya lakukan, ayah saya Johan Cruyff dan Sir Alex Ferguson selalu hadir," ujar Jordi Cruyff dikutip dari Coaches Voice.
"Terutama dalam mengelola pemain, mereka selalu terlintas di pikiran saya."
Menurutnya, kedua sosok itu mengajarkan bahwa setiap pemain berbeda. "Anda tidak bisa menyelesaikan dua masalah dengan cara yang sama. Setiap orang punya ego dan respons yang berbeda," tambahnya.
Baca Juga: Calon Pemain Timnas Indonesia Dean James Cetak Sejarah di Piala KNVB
Jordi Cruyff kerap meniru pelajaran dari sang ayah saat mengambil keputusan di pinggir lapangan.
"Hal yang sama terjadi selama pertandingan, terutama saat harus mengganti pemain. Ketika saya ragu, saya selalu berpikir: 'Apa yang akan ayah saya lakukan saat ini?'" ujarnya.
![Jordi Cruyff Bantu Kluivert Cs di Timnas Indonesia, Media Belanda Kasih Respon Mengejutkan [Instagram Jordi Cruyff]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/02/25/18890-jordi-cruyff.jpg)
Begitu keputusan diambil, ia berpegang teguh pada keyakinannya. "Sama seperti yang dilakukan ayah saya. Keyakinan itu sangat penting, dan bagi saya, itu datang darinya," tambah Jordi.
Sementara itu, Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert menanggapi kehadiran Jordi Cruyff sebagai penasihat teknik. Bagi Kluivert hadirnya Jordi Cruyff berguna untuk skuad Garuda.
Kehadiran Jordi Cruyff diumumkan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, Selasa (25/2/2025). Lelaki asal Belanda tersebut diharapkan bisa memberikan kontribusi buat sepak bola Tanah Air.
Baca Juga: 5 Pemain Berlabel Timnas Indonesia di PSIM Yogyakarta yang Resmi Juara Liga 2
Penunjukkan ini mendapat tanggapan positif dari Patrick Kluivert. Ia gembira karena bisa bekerja sama dengan rekan satu negaranya di skuad Garuda.
“Hadirnya sosok dengan kualifikasi seperti Jordi di federasi akan mendorong perkembangan sepak bola Indonesia dengan pesat," kata Kluivert dalam keterangannya.
"Saya tidak sabar untuk bekerja dengan beliau untuk memperkuat sepak bola Indonesia dan mendorong pemain Indonesia ke level yang baru," jelasnya.
Kontributor : Imadudin Robani Adam