Suara.com - Mantan pemain Manchester United, Lee Sharpe, pernah mendapati dirinya diincar oleh Barcelona. Hal itu justru diketahui Lee Sharpe ketika tengah mengobrol di sebuah bak mandi bersama Jordi Cruyff.
Lee Sharpe merupakan salah satu pemain yang cukup bersinar bersama Manchester United di bawah asuhan Sir Alex Ferguson. Dia tercatat memenangkan tiga gelar Liga Primer Inggris, dua Piala FA, Piala Liga, dan Piala Winners Eropa.
Selain memperkuat Manchester United, Lee Sharpe kemudian tercatat pernah bermain untuk beberapa klub, mulai dari Leeds United, Sampdoria, Bradford, dan Portsmouth. Namun, dia tak menduga jika dirinya berpeluang pindah ke Barcelona.
Sebab, dia tak mengetahui apa pun mengenai kesempatannya untuk bergabung dengan klub raksasa Liga Spanyol itu. Padahal, sebetulnya, kans untuk berlabuh bersama Blaugrana sempat terbuka lebar.
Baca Juga: Alasan PSSI Tidak Tunjuk Jordi Cruyff sebagai Dirtek, Erick Thohir: Sebenarnya...
Hal itu diketahui Lee Sharpe ketika berada di sebuah bak mandi air panas atau yang biasa dikenal dengan Jacuzzi bersama mantan pemain Manchester United lainnya, Jordi Cruyff.
Dari pembicaraan di bak mandi itu, ia mengetahu apabila klub asal Catalan sempat mengincarnya. Jordi tentu saja mengetahui fakta itu karena ayahnya, Johan Cruyff, pernah mengasuh Barcelona pada 1988 hingga 1996.
Selama delapan tahun menjabat sebagai juru taktik Barcelona, Johan telah mendapatkan banyak trofi, termasuk empat gelar La Liga dan Piala Eropa. Dan putranya, Jordi, mengungkapkan kepada Sharpe jika ia sempat masuk dalam radar ayahnya.
"Saya pernah mengobrol dengan mantan pemain United, Jordi Cruyff, di jacuzzi, dan ia bertanya mengapa saya tidak pernah pindah dari United ke Barcelona. Saya tidak tahu apa maksudnya, saya bahkan tidak pernah memikirkan itu sebagai pilihan sebelum ia mengatakannya,” kata Lee Sharpe dikutip dari The Sun.
Dari pertanyaan Jordi Cruyff tersebut, Lee Sharpe kemudian mendapati bahwa dirinya sempat diincar oleh Barcelona. Ketika itu, namanya masuk dalam daftar incaran ayah Jordi, Johan Cruyff, yang mengasuh Barcelona.
Baca Juga: Jordi Cruyff: Itu Bisa Mengerikan ...
"Saya bertanya kepadanya apa maksudnya, dan Jordi kemudian memberi tahu saya bahwa saya berada di urutan teratas daftar belanja ayahnya, Johan Cruyff, untuk mendapatkan tempat di tim Barcelona selama beberapa tahun saat ia menjadi manajer di sana,” katanya.
Lee Sharpe mengatakan, Jordi kemudian menjelaskan apabila kemungkinan Barcelona telah mengontak pihak Man United. Akan tetapi, tim Setan Merah tak memberi tahu Lee Sharpe soal hasil pembicaraan tersebut.
"Tampaknya, menurut Jordi, Barcelona telah menelepon Manchester United, tetapi saya tidak pernah diberi tahu tentang hal itu. Siapa yang tahu apa yang mungkin terjadi jika saya mengetahuinya!" tuturnya.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie