Memori Indah Djanur dengan Bejo Sugiantoro: Sosok Pelatih Hebat

Galih Prasetyo Suara.Com
Rabu, 26 Februari 2025 | 07:46 WIB
Memori Indah Djanur dengan Bejo Sugiantoro: Sosok Pelatih Hebat
Asisten pelatih Bejo Sugiantoro memimpin sesi latihan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo. (Dok: Persebaya)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pelatih Gresik United, Djadjang Nurdjaman, merasa kehilangan sosok legenda Persebaya Surabaya sekaligus eks pemain Timnas Indonesia, Bejo Sugiantoro yang meninggal dunia, Selasa (25/2/2025).

Menurut Djanur sapaan akrabnya, Bejo Sugiantoro merupakan salah satu sosok pelatih potensial, sehingga kepergiannya membuat sepak bola Indonesia berduka.

Seperti diketahui, Bejo Sugiantoro setelah pensiun sebagai pesepakbola melanjutkan kariernya di dunia kepelatihan dan musim ini menangani klub Liga 2 2024/2025 Deltras FC.

"Yang pasti dunia sepak bola tanah air kehilangan sosok pelatih yang potensial, muda, punya potensi menjadi pelatih yang besar," kata Djanur, Selasa (25/2/2025).

Baca Juga: Tangis Jacksen F Tiago Pecah Usai Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia

Djanur mengaku cukup dekat dengan Bejo Sugiantoro, pasalnya saat menangani Persebaya, posisi asisten pelatih diisi oleh ayah dari pemain Persib Bandung, Rachmat Irianto tersebut.

Djadjang Nurdjaman ditunjuk sebagai pelatih Persikabo 1973 menggantikan Aji Santoso (Dok. Persikabo 1973)
Djadjang Nurdjaman ditunjuk sebagai pelatih Persikabo 1973 menggantikan Aji Santoso (Dok. Persikabo 1973)

"Kebetulan saya juga pernah kerja bareng sama beliau, pernah bersama di Persebaya pada tahun 2018, saya pelatihnya dan coach Bejo sebagai asistennya," ungkapnya.

Bagi Djanur, Bejo merupakan sosok yang berpengalaman di sepak bola Indonesia terutama saat masih menjadi pesepakbola. Sehingga, saat terjun di dunia pelatih sudah memiliki modal dan merupakan pelatih potensial.

"Ya saya kerja sama beliau cukup harmonis, dia membantu pelatih kepala dengan baik. Dia tekun, mau belajar, apalagi dia kan mantan pemain tim nasional sepak bola Indonesia. Jadi saya pikir saya melihat waktu itu, dia sosok pelatih bagus di masa depan. Cukup dekat juga dengan pemain," ujarnya.

Meski sudah berbeda klub, namun Djanur dan Bejo masih sering berkomunikasi, apalagi Gresik United dan Deltras berada di level kompetisi yang sama serta letak geografis cukup berdekatan.

Baca Juga: Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia, Eks Pemain Persija: RIP Teman!

"Masih (komunikasi), masih ingat waktu pembukaan di Liga 2 tahun ini, waktu (sosialisasi) law of the game. Kemudian saya juga kan di Gresik, beliau di Sidoarjo. Jadi ketemu, ketemu jadi lawan dan saya bisa dikatakan sama beliau itu cukup dekat," ucapnya.

Djanur sendiri setelah mendapatkan kabar duka, langsung berangkat ke rumah almarhum. Pasalnya, mantan pemain dan pelatih Persib ini sedang berada di Gresik.

"Ini saya mau otw, kebetulan saya lagi di Gresik, sedang otw ke rumah duka," jelasnya.

Kontributor : Rahman

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI