Di tengah kebangkitannya itu, nasib nahas menimpa PSIM. Pasalnya, sepak bola Indonesia dikenai sanksi oleh FIFA dan membuat kompetisi kasta kedua ditiadakan.
Barulan pada 2017 PSIM kembali berjuang di kasta kedua yang berganti nama menjadi Liga 2. Laskar Mataram justru mengalami kemunduran karena bermain di babak Playoff degradasi.
Namun di musim berikutnya, PSIM mulai bangkit dan sempat finis di peringkat ke-6 serta ke-7, sebelum Liga 2 ditiadakan pada 2020 akibat pandemi Covid-19.
Di Liga 2 musim 2021/2022, PSIM sempat bergelora dan hampir promosi. Nahas di babak semifinal Laskar Mataram kalah dari Dewa United.
Usahanya untuk promosi pun berlanjut di musim 2022/2023, di mana Liga 2 kembali ditunda akibat Tragedi Kanjuruhan.
Barulah pada musim 2024/2025 ini, PSIM akhirnya bisa kembali ke kasta teratas sepak bola Indonesia usai finis di tiga besar grup 2 pada babak reguler dan menjadi juara grup X pada babak 8 besar.
Sejarah PSIM
PSIM Yogyakarta merupakan salah satu klub tertua di Indonesia. Klub ini berdiri pada 5 September 1929 dan merupakan salah satu pendiri PSSI pada 1930.
Perjalanan PSIM sebagai klub kebanggaan Kota Yogyakarta pun bermula di era Perserikatan, di mana Laskar Mataram sempat menjadi Runner Up pada tahun 1931, 1939, 1940, dan 1943.
Baca Juga: Bali United Berbagi Poin dengan Malut United
Tak hanya nangkring di posisi atas sebagai Runner Up, PSIM bahkan pernah menjuarai Perserikatan pada tahun 1932, atau di awal-awal kompetisi ini digelar.