Penuh Drama! Perjalanan Karier Marc Klok, Gelandang Naturalisasi Dicap Pembohong oleh Netizen

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Kamis, 23 Januari 2025 | 17:21 WIB
Penuh Drama! Perjalanan Karier Marc Klok, Gelandang Naturalisasi Dicap Pembohong oleh Netizen
Marc Klok siap menjadi jembatan budaya di Timnas Indonesia demi membantu kinerja Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala. (Instagram/marcklok)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pernyataan gelandang naturalisasi Timnas Indonesia, Marc Klok, memicu polemik dan mendapat respons negatif dari masyarakat. Netizen pun ramai-ramai menyinggung perjalanan karier Marck Klok yang disebut penuh drama. Seperti apa?

Dalam wawancaranya dengan ESPN Belanda, Marc Klok menyebut mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, sebagai diktator di ruang ganti. Mantan asisten Shin Tae Yong, Kim Jong-jin, membantah tuduhan tersebut dalam podcast Close the Door bersama Deddy Corbuzier. Meski tidak mewakili pendapat pribadi Shin Tae Yong, klarifikasi dari Kim Jong-jin membuat publik penasaran tentang apa yang terjadi di balik pemecatan Shin Tae Yong di saat Timnas Indonesia berada pada momen penting menuju babak kualifikasi ketiga Piala Dunia 2026.

Gelandang naturalisasi asal Belanda, Marc Klok, akhirnya mendapatkan julukan sebagai pemain pembohong setelah publik mengetahui kebenarannya. Tudingan Marc Klok menjadi bumerang bagi dirinya sendiri setelah Kim Jong-jin menegurnya. Pemain Persib itu kemudian meminta maaf dan menyebut ada kesalahan dalam penerjemahan ucapannya dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia.

Media Belanda pun mengubah narasi berita yang menjadi polemik tersebut. Namun, semua sudah terlambat. Publik terlanjur kecewa dengan perlakuan gelandang Persib Bandung itu.

Karier Marc Klok

Perjalanan karier Marc Klok pun menjadi sorotan. Ditemukan informasi bahwa Marc Klok berbohong kepada mantan pelatihnya di Eropa dulu, agar bisa menjadi pemain sepak bola di Indonesia.

Sebelum menjadi pemain PSM Makassar, Marc Klok adalah pemain sepak bola di Dundee United, sebuah klub sepak bola di Skotlandia. Marc pernah menceritakan detail kepindahannya dari Dundee ke PSM saat wawancara dengan jurnalis Voetbal International.

Marc Klok mengakui mendapatkan tawaran pindah ke Indonesia tak lama setelah memperpanjang kontrak di Dundee. Tawaran itu datang dari mantan pemain, Frank Van Eijs. Marc tergiur dengan iming-iming bahwa ia dapat menjadi superstar Asia jika bermain di Indonesia.

Marc pun mencari cara agar bisa menjadi pemain bebas transfer pada saat kontraknya dengan Dundee belum berakhir. Ia bertemu manajer klub, lalu mengatakan ingin pensiun. Namun, Marc justru mengemasi barang-barangnya dan terbang ke Makassar. Sesampainya di Makassar, ia mendapatkan perlakuan istimewa, seperti sopir pribadi, pengawal, dan tinggal di vila dekat pantai dengan tujuh kamar.

Baca Juga: Benarkah STY Diktator? Begini Arti Terjemahan Wawancara Marc Klok dengan Media Belanda

Sebelum menandatangani kontrak dengan Dundee United, Marc Klok memupuk kemampuan sepak bolanya di akademi Utrecht. Pria kelahiran 20 April 1993 ini juga pernah bermain di berbagai klub Eropa, termasuk Ross County di Skotlandia dan Oldham Athletic di Inggris.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Marc Klok: Jakmania, Kalian Gak Senang!
Marc Klok: Jakmania, Kalian Gak Senang!
Greg Nwokolo Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok: Mereka Belum Siap
Greg Nwokolo Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok: Mereka Belum Siap
Diklaim Punya Darah Makassar, Ini Potret Kakek dan Buyut Marc Klok
Diklaim Punya Darah Makassar, Ini Potret Kakek dan Buyut Marc Klok
Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
Disebut Sakit Hati karena Shin Tae-yong, Marc Klok: Anda Tahu...
Disebut Sakit Hati karena Shin Tae-yong, Marc Klok: Anda Tahu...

TERKINI