Sekadar informasi, perpecahan di kamar ganti yang terjadi antara para pemain Timnas Indonesia dan Shin Tae-yong seakan menjadi rahasia umum di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air.
Perpecahan ini bermula dari ajakan para pemain keturunan atau naturalisasi ke Shin Tae-yong untuk berdiskusi masalah taktik pasca ditahan imbang Bahrain 2-2 pada Oktober lalu.
Alih-alih menerima ajakan tersebut, pelatih asal Korea Selatan itu dilaporkan menolak dan berujung pada hukuman yang diberikan ke para pemain keturunan.
Hukuman ini terlihat di laga kontra China, di mana ban kapten Jay Idzes dicopot dan diberikan ke Asnawi Mangkualam, serta dicadangkannya Thom Haye yang sebelumnya starter melawan Bahrain.
Adanya perpecahan di kamar ganti ini diyakini merujuk pada kata ‘Dinamika’ yang disebutkan oleh Erick Thohir kala memecat Shin Tae-yong pada Senin (6/1) lalu.
Usai memecat Shin Tae-yong, PSSI sendiri langsung menunjuk pelatih asal Belanda, yakni Patrick Kluivert, sebagai nahkoda baru Timnas Indonesia.
Diyakini, penunjukkan Patrick Kluivert juga untuk mempermudah komunikasi yang jadi masalah besar Shin Tae-yong, seiring banyaknya pemain keturunan Belanda yang ada di skuad Garuda saat ini. (Felix Indra Jaya)