Selain itu, Denny Landzaat pernah melontarkan kritik tajam terhadap pemerintah Indonesia, menuduh adanya pelanggaran hak asasi manusia terhadap masyarakat Maluku.
Denny Landzaat bahkan menolak undangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menghadiri pertemuan bersama pemain sepak bola keturunan Indonesia, dengan alasan solidaritas terhadap perjuangan Maluku.
Meskipun kisah ini menuai beragam reaksi, peran Landzaat di dalam tim pelatih Timnas Indonesia masih menjadi fokus utama.
Kolaborasi dengan Patrick Kluivert dan Pastoor diharapkan mampu menghadirkan perubahan positif bagi sepak bola Indonesia, terutama dalam mengejar target lolos ke Piala Dunia.
Penunjukan Kluivert membawa harapan baru bagi penggemar sepak bola Indonesia. Dengan pengalaman internasionalnya sebagai pemain dan pelatih, ia diharapkan mampu meningkatkan performa Timnas Garuda di kancah dunia.
Dukungan dari tim pelatih yang solid serta komitmen PSSI untuk membangun ekosistem sepak bola yang lebih baik menjadi modal penting untuk mencapai target ambisius ini. (Voetbal International)