Suara.com - Dua penggawa Timnas Indonesia, Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam, memiliki nasib bak langit dan bumi di awal tahun 2025 ini.
Perbedaan nasib kedua Wing Back andalan Shin Tae-yong di awal melatih Timnas Indonesia itu terlihat dari kiprah kedua pemain di level klub.
Di awal tahun 2025 ini, Asnawi Mangkualam mendapat kabar gembira dari klubnya, Port FC, yakni perpanjangan kontrak berdurasi empat tahun hingga 2029 mendatang.
Perpanjangan kontrak ini diberikan kepada Asnawi menyusul penampilan apiknya sejak didatangkan pada Januari 2024 lalu.
Hingga artikel ini dibuat, Asnawi tercatat telah memainkan 18 pertandingan di segala ajang bagi Port FC dan berhasil mencetak 1 gol serta 2 assist.
Di saat Asnawi mendapat kontrak baru dari Port FC, Pratama Arhan justu mendapati nasib berbeda bersama klubnya, Suwon FC.
Klub kasta teratas Liga Korea Selatan itu memutuskan untuk menyudahi kerjasamanya dengan bek kiri berusia 23 tahun tersebut.
Mirisnya, Arhan pergi tanpa memberikan banyak sumbangsih bagi Suwon FC sejak bergabung pada Januari 2024 lalu dengan status bebas transfer.
Selama satu musim membela Suwon FC, Arhan tercatat hanya tampil dua kali saja dengan total empat menit bermain dan mengoleksi satu kartu merah.
Baca Juga: Segini Nilai Transfer Fantastis Ole Romeny ke Oxford United, OTW Tes Medis
Perbedaan nasib keduanya di awal tahun 2025 ini seakan menegaskan perbedaan kiprah Asnawi dan Arhan sejak memutuskan Abroad atau berkarier di luar negeri.