Kevin Diks pada 2022 kepada media Denmark, bold.dk mengaku sempat berada di fase kehilangan jati diri. Hal ini lantaran perpindahan posisi bermainnya.
Ia mengaku cukup kesulitan di awal-awal gabung FC Copenhagen. Hal ini karena berkaitan dengan perannya di klub terdahulu, AGF.
"Aku sedang berada di fase kesulitan. Saya perlu kembali ke titik nol dan saya tahu apa yang bisa saya lakukan. Saya tidak tahu begitu jelas alasannya, tetapi dalam perjalanan ini, saya kehilangan identitas yang saya miliki," ucapnya.
"(Peran) ini sulit. Saya harus menjadi bek agresif dan melakukan banyak overlap dan berlari sepanjang pertandingan," sambung Kevin Diks.
"Terkadang dalam sepak bola, Anda harus kalah, tapi saya harus segera bangkit dan hal baiknya saya sadar itu. Saya bekerja keras untuk kembali ke titik itu," tegas Diks.