Sementara itu, Ragnar Oratmangoen sendiri menjadi satu-satunya pemain keturunan di Timnas Indonesia yang memeluk agama Islam.
Mayoritas para pemain keturunan yang membela Timnas Indonesia disinyalir memeluk agama Kristen ataupun Katholik.
Ragnar memutuskan menjadi Mualaf saat usianya menginjak 15 tahun, di mana teman-temannya sering mengajaknya ke Masjid dan mengajarkannya soal Islam.
“Teman-teman saya saat itu membawa saya ke Masjid, mereka mengajari saya soal Tuhan dan agama, dan bagaimana agama itu membantu kehidupan Anda,” kata Ragnar.
“Itu menyentuh hati saya dan membuat saya mengambil keputusan menjadi Muslim. (Menjadi Mualaf) sejak saat berusia 15 tahun,” tambahnya.
Penyerang milik FCV Dender itu bahkan dikenal sebagai pemain religius dan kerap menunjukkan dirinya menjalankan ibadah Islam.
Sebagai contoh adalah saat Ragnar menunaikan Sholat saat hendak diambil sumpah menjadi WNI, kemudian menjalankan ibadah Haji saat Timnas Indonesia bertandang ke Arab Saudi.
Tak hanya melaksanakan ibadah wajib dalam Islam, Ragnar juga menjalankan Sunnah seperti minum sambil duduk dan memelihara janggutnya.
(Felix Indra Jaya)
Baca Juga: PSSI: Belum Ada Rencana Naturalisasi Jordy Wehrmann untuk Timnas Indonesia