Suara.com - Mylian Jimenez, mantan pemain akademi PSV Eindhoven, menjadi sorotan karena latar belakangnya yang memiliki darah Indonesia dan pengalaman internasional. Meski sempat diproyeksikan untuk memperkuat Timnas Indonesia di bawah arahan Shin Tae-yong, pemain ini akhirnya gagal memenuhi syarat bermain bagi skuad Garuda.
Pemain berusia 21 tahun ini dikabarkan tidak memenuhi kriteria naturalisasi karena garis keturunan Indonesianya dianggap terlalu jauh.
Namun, kemampuan Jimenez di lapangan tengah tetap menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi para pengamat sepak bola yang melihat potensinya dalam memperkuat lini tengah tim manapun yang ia bela.
Jimenez lahir di Nijmegen, Belanda, pada 13 Januari 2003.
Karier sepak bolanya dimulai di akademi VV Union sebelum akhirnya bergabung dengan akademi PSV Eindhoven pada 2011. Di akademi PSV, ia menjalani perkembangan bertahap dari tim U-17 hingga U-21.
Dalam periode tersebut, Jimenez tampil dalam 110 pertandingan, mencetak 12 gol, dan memberikan 19 assist.
Ia dikenal sebagai pemain yang mampu mengontrol permainan dari lini tengah, baik sebagai gelandang bertahan maupun sebagai bek kiri, menunjukkan fleksibilitas yang jarang dimiliki pemain muda.

Bersama tim nasional junior Belanda, Jimenez mencatatkan 21 penampilan dan dua gol.
Salah satu momen pentingnya adalah saat tampil dalam kualifikasi Kejuaraan U-19 UEFA.
Baca Juga: Belum Dilirik STY untuk AFF Cup 2024, Apakah Jens Raven Tak Masuk Kriteria?
Meski memiliki rekam jejak yang baik, ia belum berhasil menembus tim utama PSV Eindhoven.