Suara.com - Kemampuan Pratama Arhan dalam melakukan lemparan ke dalam kembali menjadi sorotan dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China. Meski begitu, aksi gemilangnya tak cukup untuk membawa Timnas Indonesia meraih kemenangan.
Dipercaya masuk menggantikan Asnawi Mangkualam pada menit ke-85, Pratama Arhan langsung memberikan dampak signifikan.
Meski bermain di sisi kanan, pemain FC Seoul ini tetap dipercaya untuk mengeksekusi lemparan ke dalam di sisi kiri pertahanan lawan.
Hasilnya, hanya berselang satu menit setelah masuk, lemparan mautnya membuat pertahanan China kelabakan.
Bola hasil lemparan Pratama Arhan sempat coba dihalau Wang Hajian, namun bola liar justru mengarah ke Thom Haye yang dengan tenang menceploskannya ke gawang China.
Gol ini membuktikan bahwa Pratama Arhan tetap menjadi aset berharga bagi Timnas Indonesia meski harus rela kehilangan posisi utama di bek kiri.
Kemampuannya melakukan lemparan jauh yang akurat menjadi senjata ampuh untuk membongkar pertahanan lawan.
Sayangnya, keunggulan sementara ini tak mampu dipertahankan oleh Skuad Garuda. Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan China dengan skor akhir 1-2.
![Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan saat menjalani latihan di Qingdao jelang menghadapi China dalam matchday keempat Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Selasa (15/10/2024). [Dok. PSSI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/10/13/50363-pemain-timnas-indonesia-pratama-arhan-saat-menjalani-latihan-di-qingdao.jpg)
Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Indonesia pada fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Timnas Indonesia Tertinggal 0-2, Netizen: Kemarin Wasit Kini Salahkan 3 Pemain
Dengan hasil ini, Timnas Indonesia kini berada di peringkat kelima klasemen sementara Grup C dengan tiga poin.