Suara.com - Kontrak selama satu musim dengan Almere City menjadi kabar terbaru yang datang dari gelandang andalan timnas Indonesia, Thom Haye. Pada Jumat, 13 September 2024 lalu, kontrak ini resmi diumumkan dan Thom akan membela tim di Eredivisie tersebut. Sekilas tentang profil dan Almere City punya siapa dapat Anda cermati di sini.
Almere City diketahui menjadi klub ketujuh yang dibela Thom Haye, setelah sebelumnya ia pernah berseragam AZ Alkmaar, Willem II, Lecce, ADO Den Haag, NAC Breda, dan Heerenveen. Kini, ia resmi berseragam Almere City, yang bermarkas di Almere, Flevoland.
Almere City Punya Siapa?
Diketahui Almere City dimiliki oleh seorang milyarder bernama Lesley Bamberger. Lesley adalah pria kelahiran 3 Juni 1965, dan merupakan pebisnis asal Belanda.
Ia juga tercatat sebagai pemilik dari Kroonenberg Groep, perusahaan real estate swasta yang didirikan oleh sang kakek, Jacob Kroonenberg.
Lesley sendiri bergabung dengan bisnis sang kakek, Kroonenberg Groep, pada tahun 1986 lalu dan kemudian menjadi pewarisnya pada tahun 1996. perusahaan ini bergerak di sektor retail, real estate, dan industri lain di Belanda dan Amerika Serikat.
Profil Almere City
Klub ini sendiri berbasis di Almere, Flevoland. Didirikan pada tanggal 14 September 2001 dan memiliki markas di Yanmar Stadium dengan kapasitas lebih dari 4,500 kursi penonton. Di Belanda, Almere City tercatat sebagai salah satu klub profesional termuda.
Namun sebenarnya Almere City bukan klub yang sama sekali baru. Klub ini berawal dari De Zwarte Schapen, yang didirikan oleh fans berat dari klub DWS yang kecewa atas merger tiga klub besar menjadi FC Amsterdam. Kekecewaan ini diwujudkan dalam bentuk klub baru, yang kemudian mengawali munculnya Almere City.
Baca Juga: Bikin Thom Haye Sakit Hati, SC Heerenveen Dipermalukan 9 Gol
Pada tahun 1995, prestasi klub ini di laga amatir melesat, dan berpindah markas dari Amsterdam ke Almere pada 1995. De Zwarte Schapen kemudian berganti nama menjadi Sporting Flevoland. Di tahun 2001, klub kembali melakukan perubahan nama menjadi FC Omniworld, dan masuk ke level profesional pada 2005 pada Eerste Divisie atau divisi dua liga Belanda.