Suara.com - Setelah melalui proses naturalisasi yang panjang dan melelahkan, penjaga gawang berbakat Maarten Paes akhirnya resmi menjadi bagian dari skuad Garuda.
Keputusan ini disambut gembira oleh seluruh pecinta sepak bola Tanah Air, yang menantikan penampilan gemilang sang kiper di bawah mistar gawang Timnas Indonesia.
Perjalanan Maarten Paes menuju Timnas Indonesia memang tidak mudah.
Berbagai kendala, terutama terkait regulasi perpindahan federasi, sempat menghambat proses naturalisasi sang kiper.
Namun, berkat kerja keras PSSI dan dukungan dari berbagai pihak, akhirnya semua rintangan berhasil dilalui.
Lantas, apa saja fakta menarik di balik bergabungnya Maarten Paes ke Timnas Indonesia? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!
1. Tantangan Hukum Internasional
![Kiper Indonesia, Maarten Paes berlatih bersama skuad MLS All-Star 2024 termasuk mantan kiper Timnas Prancis, Hugo Lloris. [Dok. Instagram/@maartenpaes]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/07/23/76867-kiper-indonesia-maarten-paes-berlatih-bersama-skuad-mls-all-star-2024.jpg)
Perpindahan federasi dari Belanda ke Indonesia menjadi tantangan utama dalam proses naturalisasi Maarten Paes.
Regulasi FIFA yang ketat terkait perpindahan federasi, khususnya bagi pemain yang pernah membela timnas kelompok usia, sempat menjadi penghalang.
Baca Juga: Meski 'Pengangguran', Ini Alasan Posisi Marselino Ferdinan di Timnas Indonesia Tak Tergoyahkan
Namun, setelah melalui serangkaian negosiasi dan sidang di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), FIFA akhirnya memberikan lampu hijau atas perpindahan tersebut.