Suara.com - Lamine Yamal dan Gabriel Han Willhoft-King sama-sama berpredikat sebagai bocah ajaib. Intip perbandingan harga pasar dua wonderkid yang menjadi sorotan.
Sebagaimana diketahui, Gabriel Han Willhoft-King menjadi sorotan karena punya darah keturunan Indonesia. Pemain kelahiran tahun 2006 baru saja digaet oleh Manchester City.
Gabriel Han Wilhoft-King mengatakan sudah 10 tahun di Tottenham Hotspur dan waktunya dia ingin berkelana mencari pengalaman di klub liga Inggris lain.
"Setelah 10 tahun di Spurs, saya telah memutuskan untuk mengambil langkah selanjutnya dalam perjalanan saya," ucap Han Wilhoft-King dikutip dari Chosun.
![Pemain keturunan Indonesia, Gabriel Han Willhoft-King saat masih membela Tottenham Hotspur U-18. [Dok. Instagram/@hanwillhoftking24]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/07/03/35711-pemain-keturunan-indonesia-gabriel-han-willhoft-king-saat-masih-membela-tottenham-hotspur-u-18.jpg)
Di sisi lain, kini muncul wonderkid yang menggemparkan dunia yaitu Lamine Yamal. Usianya yang masih belia, ia berhasil menembus timnas Spanyol di Euro 2024.
Spesialnya bocah yang akan berusia 17 tahun pada 13 Juli nanti selalu menjadi andalan dalam enam pertandingan La Furia Roja. Ia pun baru saja mencatatkan rekor sebagai pencetak gol termuda di Euro 2024.
Pemain muda Barcelona ini sukses mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan fantastis ketika melawan Prancis di semifinal Euro 2024, Rabu (10/7/2024) dini hari WIB.
Berkat satu golnya itu, Spanyol berhasil melaju ke final Euro 2024 usai menumbangkan Prancis dengan skor 2-1.
Perbandingan harga pasar Lamine Yamal vs Han Willhotft-King
Baca Juga: Media Korea Selatan Ungkap Alasan Gabriel Han Willhoft-King Tolak Timnas Indonesia
Sama-sama berstatus wonderkid dan pemain potensial. Lantas bagaimana perbandingan harga pasar Lamine Yamal dan Han Willhoft-King.