Suara.com - Sebanyak 18 klub telah menetapkan pelatih untuk Liga 1 2024/2025 yang akan dimulai pada 9 Agustus 2024.
Mayoritas klub mempertahankan pelatih lama, namun ada pula yang memperkenalkan wajah baru.
Persib Bandung, misalnya, memutuskan untuk mempertahankan Bojan Hodak sebagai pelatih kepala. Hodak diberi perpanjangan kontrak dua musim setelah sukses membawa Persib juara Liga 1 2023/2024.
Bali United mempertahankan Stefano Cugurra dengan kontrak yang tersisa satu musim lagi. Sementara Borneo FC tetap dipimpin oleh Pieter Huistra setelah sukses sebagai juara Reguler Series Liga 1 2023/2024.
Beberapa klub lain juga mempertahankan pelatih lama mereka, seperti Dewa United, PSIS Semarang, Persis Solo, Persik Kediri, Barito Putera, PSM Makassar, dan Persebaya Surabaya.

Sementara itu, beberapa pelatih baru dari Persija Jakarta, PSS Sleman, Arema FC, dan PSBS Biak merasakan atmosfer sepak bola Indonesia untuk pertama kalinya.
PSBS Biak khususnya menonjol karena merekrut mantan legenda Real Madrid dan Juventus, Juan Esnaider, sebagai pelatih kepala, dengan harapan dapat bersaing di Liga 1 2024/2025.
Selain PSBS Biak, Semen Padang dan Malut United juga promosi ke Liga 1 2024/2025.
Mayoritas klub Liga 1 2024/2025 masih mengandalkan pelatih asing, demikian catatan Suara.com. Hanya empat klub yang memilih untuk menggunakan pelatih lokal: Barito Putera, Madura United, Semen Padang, dan Malut United.
Baca Juga: Pertajam Lini Depan, PSIS Semarang Datangkan Wildan Ramdhani
Pelatih-pelatih lokal ini diharapkan dapat memberikan kejutan dan bersaing dengan sejumlah pelatih luar negeri, mengingat sejak dimulainya Liga 1 pada 2017, kebanyakan juara berasal dari tangan pelatih asing.