Suara.com - Penampilan tim Oranye Belanda di Euro 2024 mendapat dukungan dari suporter Indonesia. Saat anak asuh Ronald Koeman itu meraih kemenangan 2-1 atas Polandia matchday pertama grup D, suporter di Jakarta dan Ambon turun ke jalan ikut merayakan.
Kegembiraan suporter di Indonesia pasca kemenangan Cody Gakpo dkk itu bahkan mendapat sorotan dari media Belanda. Salah satu media Belanda, fcupdate.nl, menyoroti video perayaan suporter di Indonesia.
"Warga ibu kota Indonesia, Jakarta dan di Pulau Ambon, Maluku, merayakan kemenangan tim Belanda atas Polandia," tulis ulasan media Belanda itu.
Dalam ulasannya media Belanda itu kemudian singgung perihal jejak sejarah antara kedua negara. Menurut media itu, perayaan kemenangan itu tak lepas dari ikatan sejarah.
![Timnas Pusat Didukung Suporter Indonesia, Ini Kapten Belanda Kelahiran Sukabumi [Wikipedia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/06/18/83087-miel-mundt-kanan.jpg)
"Hal ini berkaitan dengan ikatan sejarah sejak masa kolonial (penjajahan). Jakarta sebelumnya dikenal sebagai Batavia, adalah ibu kota Hindia Belanda, koloni terbesar dan terpenting Belanda dari tahun 1602 hingga 1949,"
Faktanya, ikatan sejarah antara Indonesia dan Belanda memang sulit untuk dipisahkan. Saat ini sejumlah pemain naturalisasi juga diketahui berkarier di Negeri Kincir Angin tersebut.
Jauh sebelum kedatangan Rafael Struick dkk, Belanda pernah diperkuat oleh pesepak bola yang lahir di Sukabumi, Jawa Barat.
Bahkan si pemain itu mendapat kehormatan untuk menjadi kapten tim Oranye. Ialah Miel Mundt, pesepak bola Belanda di era 1930-an.
Miel lahir di Sukabumi, Jawa Barat pada 30 Mei 1880. Mengutip dari Sukabumiupadte.com--jaringan Suara.com, Miel lahir di Parakansalak.
Baca Juga: Piala Euro 2024: Hadapi Ceko, Roberto Martinez Ingin Unjuk Kualitas Timnya
Miel merupakan anak dari Gustaf C.F.W, seorang admistrator perkebunan teh di Parakansalak, Sukabumi. Yang menarik, Gustaf tak hanya bekerja di perkebunan teh.