Suara.com - Pasukan Israel terus melancarkan serangan ke kawasan Gaza, Palestina hingga menewaskan puluhan orang yang tengah berlindung di sana.
Sebelumnya, bombardir pasukan Israel ke sebuah kamp tenda yang menampung para pengungsi di zona aman yang ditentukan di Rafah juga menewaskan 40 warga Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak.
Namun, berbagai serangan dari Israel tak mematahkan semangat juang Timnas Palestina. Teror genosida dari pasukan zionis tak meluluhlantakkan mental mereka di lapangan hijau.
Mereka bahkan sukses mencetak sejarah, yakni untuk kali pertama lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Tiket itu didapatkan skuad asuhan Makram Daboub usai bermain imbang 0-0 kontra Lebanon di Stadion Jassim bin Hamad, Doha, Qatar, Kamis (6/6/2024).
Hasil imbang itu membuat pasukan Lions of Canaan meraih 8 poin dan menemani Australia sebagai juara grup untuk lolos.
Bukan itu saja, tiket babak ketiga sekaligus mengantarkan mereka lolos langsung ke putaran final Piala Asia 2027 yang akan berlangsung di Arab Saudi.
Perjuangan berat memang dilalui Palestina untuk menorehkan prestasi di kancah sepak bola Asia bahkan dunia.
Betapa tidak, sederet pemain Palestina tak bisa leluasa dalam menjalankan program latihan.
Baca Juga: Indonesia Bisa Lolos Round 3 Kendati Gagal Menang Lawan Filipina, Asalkan...
Cerita yang selalu diingat tentu saat striker Palestina Mahmoud Wadi mendapat kabar bahwa Israel membunuh sepupunya di Gaza jelang Piala Asia lalu.