Suara.com - Madura United mengejutkan banyak orang dengan keberhasilan mereka lolos ke Championship Series setelah bermain imbang tanpa gol melawan Arema FC di laga pamungkas BRI Liga 1.
Madura United, yang sebelumnya tidak pernah diprediksi akan masuk empat besar, berhasil mengatasi sindrom putaran kedua yang selama ini menghantui tim besutan Mauricio Souza.

Baca Juga: Baru Diumumkan Naturalisasi, Jens Raven akan Gabung PSIS Semarang?
Meskipun awalnya menjadi salah satu klub terbaik, Madura United mengalami penurunan performa di pertengahan kompetisi dengan serangkaian kekalahan di kandang.
Masalah non-teknis di internal tim, termasuk Presiden klub Achsanul Qosasi yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi BTS 4G Kementerian Komunikasi dan Informasi, semakin menambah bayangan kegagalan.
Untungnya mereka berhasil menemukan formula yang tepat untuk bangkit di putaran kedua.
Dengan kemenangan penting di laga tandang memberikan keunggulan atas pesaingnya.
Bangkit di Putaran Kedua
Manajer Madura United, Umar Wachdin, merasa lega setelah timnya berhasil mengunci satu tiket ke empat besar.
Menurutnya, banyak faktor yang memengaruhi keberhasilan Fachruddin Wahyudi Aryanto dan rekan-rekannya sepanjang musim ini.