Suara.com - Keputusan PSSI memperpanjang kontrak Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia hingga 2027 tak hanya didasari capaian target sang juru taktik.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir membongkar alasan lain yang membuat pihaknya mantab untuk menambah durasi kerja sama dengan juru taktik asal Korea Selatan tersebut.
Menurut Erick Thohir, Timnas Indonesia yang tengah diberkahi generasi emas, butuh sosok pelatih yang sanggup meracik komposisi skuad dan strategi yang tepat.
Baca juga: Media Korsel Beri Julukan ke Marselino Ferdinan, Disamakan dengan Striker Premier League
Timnas Indonesia saat ini diisi para pemain muda berbakat seperti Marselino Ferdinan, Pratama Arha hingga Rizky Ridho di samping bergabungnya para pemain naturalisasi macam Rafael Struick, Ivar Jenner hingga Nathan Tjoe-A-On.
"Ya, saya komitmen. Apalagi dalam kesepakatan terakhir, yakni harus mencapai target 16 besar Piala Asia dan perempat final Piala Asia U-23, coach Shin bisa mencapainya. Jadi kita lanjutkan kerjasama antara PSSI dengan coach Shin," kata Erick Thohir dalam keterangan resminya, Kamis (25/4/2024).
Erick menjelaskan kesepakatan untuk meneruskan kerjasama itu didasari atas roadmap program timnas Indonesia hingga 2027. Ia berharap skuad Garuda menjadi lebih baik lagi.

"Saat ini, kita tengah memiliki generasi emas sepakbola Indonesia. Kita punya para pemain berusia muda, yang secara skill dan mental bisa bersaing di level Asia dan internasional," kata Erick Thohir.
"Apalagi kesempatan bagi mereka sangat besar untuk melangkah lebih jauh. Ini harus dijaga, sekaligus dipersiapkan penerusnya dalam waktu yang singkat," tambah Erick Thohir.
Baca Juga: Wow! Media Irak Prediksi Timnas Indonesia U-23 Bisa Tembus Final Piala Asia U-23 2024
PSSI sebelumnya memberi dua target kepada Shin Tae-yon sebagai syarat perpanjangan kontrak. Keduanya berhasil digapai sang pelatih yakni meloloskan Timnas Indonesia ke 16 besar Piala Asia 2023 serta membawa Garuda Muda ke perempat final Piala Asia U-23 2024.