Jalannya pertandingan masih sangat ketat. Timnas Indonesia U-23 dan Australia sama-sama bermain agresif demi bisa mencetak gol terlebih dahulu.
Intensitas tinggi dipertontonkan kedua kesebelasan. Timnas Indonesia U-23 dan Australia tampil dengan pressing ketat yang membuat jalannya laga makin seru.
Timnas Indonesia U-23 mendapat peluang lagi pada menit 35. Sayang tendangan melengkung Komang masih melebar.
Pada menit ke-44 Timnas Indonesia U-23 akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Komang Teguh mencatatkan namanya di papan skor setelah tandukannya merobek gawang Patrick Beach. Skor 1-0 untuk Garuda Muda bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua terlihat penurunan tempo bermain Timnas Indonesia U-23. Hal ini membuat Australia leluasa menekan pertahanan Garuda Muda.
Sampai dengan menit ke-60 tim Merah Putih belum mampu keluar dari tekanan. Untungnya garda pertahanan Timnas U-23 bermain penuh disiplin. Tim besutan Shin Tae-yong hanya mengandalkan serangan balik, namun belum mampu menebar ancaman berarti.
Shin Tae-yong mencoba beberapa perubahan selepas menit ke-75. Ilham Rio Fahmi dan Justin Hubner dimasukkan dengan harapan mampu mengubah ritme permainan.
Sayangnya hal itu tidak terjadi, gawang tim Merah Putih terus digempur hingga menit akhir waktu normal. Beruntung bagi Indonesia, hingga peluit panjang berbunyi, Australia gagal merobohkan pertahanan Garuda Muda. Skor 1-0 bertahan hingga laga usai, dan skuad Merah Putih sukses meraup poin penuh.
Susunan pemain
Timnas Indonesia U-23 (3-4-2-1): Ernando Ari; Komang Teguh, Rizky Ridho, Muhammad Ferarri; Nathan Tjoe-A-On, Marselino Ferdinan, Fajar Fathur Rahman, Pratama Arhan; Jeam Kelly Sroyer, Witan Sulaeman; Rafael Struick.