Suara.com - FIFA secara resmi telah mengubah format Piala Dunia U-17 dengan penambahan jumlah peserta dan penyelenggaraan digelar setiap tahun.
Piala Dunia U-17 terakhir diadakan pada tahun 2023 di Indonesia, yang merupakan momen bersejarah bagi negara ini karena untuk kali pertama kali menjadi tuan rumah sekaligus tampil dalam ajang akbar tersebut.
Setelah edisi Piala Dunia U-17 2023, FIFA melakukan perubahan pada format turnamen ini. Apa saja perubahan yang dilakukan federasi sepak bola dunia itu?
1. Digelar Setiap Tahun
![Logo FIFA jelang pembukaan Piala Dunia 2022. [AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/04/07/48444-logo-fifa.jpg)
FIFA telah mengumumkan bahwa Piala Dunia U-17 akan diadakan setiap tahun, menggantikan format sebelumnya yang diadakan dua tahun sekali.
"Bukan lagi setiap dua tahun sekali," demikian disampaikan oleh FIFA.
2. Jumlah Peserta Bertambah
![Skuad Timnas Jerman U-17 mengangkat trofi usai juara Piala Dunia U-17 2023. Jerman menang 4-3 lewat adu penalti di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (2/12/2023) malam. [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/12/03/82396-final-piala-dunia-u-17-jerman-vs-prancis.jpg)
Selain waktu penyelenggaraan, FIFA juga menambah jumlah peserta menjadi 48 negara untuk edisi berikut dalam upaya untuk memperluas cakupan turnamen dan memberikan kesempatan lebih luas kepada tim-tim lain.
Baca juga: 5 Pesepak Bola yang Jauhi Alkohol dan Punya Kariernya Awet, Ada Cristiano Ronaldo
"Ini merupakan bagian dari komitmen yang kuat dari badan pengatur terhadap pengembangan sepak bola usia muda," tambah FIFA.