Suara.com - Shin Tae-yong disebut media Korea Selatan, Food Economy sebagai pahlawan Timnas Indonesia. Apa alasannya?
Juru taktik berusia 53 tahun itu telah melatih skuad Garuda sejak 2020 usai ditunjuk pada akhir 2019.
Meski belum memberikan prestasi nyata berupa trofi, banyak yang menganggap kehadiran Shin Tae-yong telah memberi dampak positif untuk Timnas Indonesia.
Baca juga: Profil Lee Yong, Kapten Suwon FC yang Komentari Kualitas Pratama Arhan
Teranyar, Shin Tae-yong membantu tim Merah Putih mencetak sejarah untuk pertama kalinya berhasil lolos ke fase knock-out Piala Asia 2023.
Mantan pemain Seongnam Ilhwa dan Brisbane Roar itu membawa Timnas Indonesia lolos ke babak 16 besar setelah melewati 'grup neraka' berisi Jepang, Irak dan Vietnam.
Timnas Indonesia lolos ke fase knock-out lewat jalur peringkat tiga terbaik setelah meraih satu kemenangan di Grup D.

Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan berhasil mengalahkan Vietnam 1-0, tetapi kalah dengan skor identik 1-3 dari Jepang dan Irak.
Di babak 16 besar, skuad Garuda takluk dari Australia. Ivar Jenner dan kawan-kawan dihancurkan dengan skor telak 0-4.
Baca Juga: Shin Tae-yong Mengaku 'Candu' untuk Cetak Sejarah Bersama Timnas Indonesia
Meski kalah, Shin Tae-yong tetap mendapat pujian. Pasalnya, ini adalah kali pertama Timnas Indonesia mencapai fase gugur Piala Asia.