Suara.com - Saat ini PSM Makassar diklaim sedang mengalami kesulitan finansial di tengah musim BRI Liga 1.
Kesulitan finansial ini memberikan pukulan telak untuk PSM Makassar di mana klub tersebut sempat menunggak gaji.
Ada tiga fakta soal kondisi finansial kritis PSM Makassar. Penasaran? Ini ulasannya.
1. Minta Suporter Bisa Terus Mendukung

Bernardo Tavares, pelatih PSM Makassar, mengungkapkan harapannya agar para penggemar setia dapat memenuhi stadion saat menghadapi Bhayangkara FC, tidak hanya untuk memberikan dukungan finansial kepada klub, tetapi juga memberikan dukungan penuh dalam mengatasi tantangan yang sedang dihadapi.
"Pertandingan besok pertandingan yang sangat penting di Parepare."
"Saya berharap suporter tetap mendukung kami untuk dua alasan, yaitu membantu dari segi finansial dan untuk mendukung tim," kata Bernardo Tavares.
2. Sampai Tidak Menggelar Latihan
![Para pemain PSM Makassar. [Dok. PSM Makassar]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/11/30/90107-psm-makassar.jpg)
Pelatih asal Portugal ini menyampaikan bahwa timnya memutuskan untuk tidak melaksanakan sesi latihan setelah pertandingan melawan Persib.
Dia meyakini bahwa dukungan dari para suporter akan memberikan semangat baru kepada para pemain, mendorong mereka untuk berjuang dengan gigih guna meraih kemenangan dalam pertandingan mendatang.
"Oleh karena itu, saya sampaikan kepada seluruh suporter untuk datang mendukung."
"Kami memang tidak latihan setelah laga melawan Persib sehingga support kalian sangat kami harapkan."
3. Optimis Bisa Bangkit Kembali
![PSM Makassar vs Hai Phong dalam matchday kelima Grup H Piala AFC 2023-2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (30/11/2023). [Dok. PSM Makassar]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/11/30/29804-psm-makassar-vs-hai-phong.jpg)
Tavares menilai bahwa situasi timnya saat ini memang tidak ideal. Meski begitu, dia tetap yakin bahwa mereka mampu bangkit dan mengatasi permasalahan keuangan yang sedang dihadapi.
"Apa yang kami hadapi di sini membuat saya sedih."
"Seharusnya, situasi ini tidak berlarut-larut," pungkasnya.
Kontributor : Imadudin Robani Adam