Timnas Indonesia U-23 balas menyerang di mana pada menit ke-26, Rifky Dwi Septiawan melepaskan tendangan bebas akurat tetapi mampu ditepis kiper Vietnam, Quan Van Chian.
Vietnam mengagetkan Timnas Indonesia pada menit ke-32. Lewat serangan balik, gawang Ernando Ari hampir kebobolan tetapi beruntung bola hasil tendangan pemain Vietnam diselamatkan tiang kanan gawang.
Namun, beberapa detik berselang, Timnas Indonesia U-23 harus dihukum penalti setelah kapten Alfeandra Dewangga melakukan pelanggaran terhadap Minh Quang Nguyen di kotak terlarang.
Beruntung Ernando Ari tampil sangat ciamik di bawah mistar gawang. Tendangan penalti Nguyen Quoc Viet ke sisi kiri gawang berhasil ditepis oleh penjaga gawang Persebaya Surabaya itu.
Laga terus berlangsung ketat setelah itu. Pelanggaran demi pelanggaran dilakukan kedua tim, hingga pada akhirnya skor 0-0 bertahan hingga babak pertama rampung.
Di babak kedua, Indonesia langsung melancarkan serangan bertubi-tubi. Hanya empat menit laga berlangsung, skuad Garuda Muda bikin dua peluang berbahaya.
Di awal babak kedua, Beckham Putra melepaskan tembakkan voli usai memanfaatkan bola rebound. Sayangnya, tembakkannya masih bisa diblok bek Vietnam di kotak penalti.
Setelah bola keluar dan menjadi tendangan sudut untuk Timnas Indonesia, giliran Muhammad Ferarri yang hampir bikin gol.
Dia menyambut umpan sepak pojok lewat sundulan di dalam kotak penalti. Namun, sundulannya masih melenceng ke sisi kanan gawang Vietnam.
Di menit ke-56, Timnas Indonesia mendapat peluang emas lainnya. Tendangan bebas Ramadhan Sananta yang meluncur datar gagal dikuasai dengan baik oleh kiper lawan sehingga terlepas dan keluar lapangan.