Pada musim 2023-2024, Arema FC telah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap skuad mereka. Banyak pemain baru yang dihadirkan untuk menggantikan para pemain lama yang sudah tidak lagi berada di tim.
Perubahan ini berpengaruh pada kerja sama di antara anggota tim. Pemain-pemain baru harus mengalami proses adaptasi dengan rekan-rekan baru mereka di lapangan.
Hingga pertandingan melawan Barito Putera, tampak jelas bahwa proses adaptasi ini masih berlangsung.
Hal ini terbukti dari banyaknya kesalahan yang terjadi karena masih adanya ketidakpaduan di antara para pemain dalam tim ini.
2. Penampilan yang Masih Angin-anginan
Hingga saat ini, Arema FC belum mencapai tingkat stabilitas yang diinginkan. Terkadang, mereka mampu tampil sangat baik, tetapi terdapat juga momen-momen ketika performa mereka terlihat kurang cemerlang dan penuh kesalahan.
Contohnya terjadi dalam pertandingan melawan Barito Putera pada akhir pekan sebelumnya. Pada awal pertandingan, tim yang dibimbing oleh Joko Susilo ini mampu mengendalikan permainan.
Mereka bahkan berhasil memberikan tekanan besar pada pertahanan Laskar Antasari. Namun, dalam beberapa kesempatan, kelalaian mereka seringkali mengakibatkan kesalahan. Dalam pertandingan melawan Barito Putera, kesalahan-kesalahan ini menyebabkan gol bagi lawan.
Dalam konteks ini, Joko Susilo memiliki sedikit waktu untuk menganalisis penyebab masalah ini, dan bahkan untuk mencari solusinya.
3. Belum Menurunkan Kekuatan Terbaik