Suara.com - Pelatih Kepala Bali United Stefano Cugurra meminta maaf kepada suporter tuan rumah setelah dikalahkan PSS Sleman dengan skor 0-1 pada laga perdana Liga 1 Indonesia 2023/2024, Sabtu (1/7/2023).
“Kami harus minta maaf sama suporter yang datang,” kata Cugurra dalam jumpa pers setelah pertandingan melawan PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta Kabupaten Gianyar, Bali.

Pelatih asal Brasil itu mengakui banyak peluang yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk mencetak gol. Namun upaya mereka terbendung keuletan tim tamu yang berjulukan Super Elang Jawa itu, yang bahkan bisa melakukan serangan balik.
Tak hanya itu, pelatih yang karib disapa Coach Teco itu mengakui timnya melakukan kesalahan sendiri sehingga gawang yang dijaga Adilson Maringga dijebol gelandang PSS Sleman, Ricky Cawor.
Meski begitu, ia meyakini masih ada banyak peluang yang harus direbut bagi juara Liga 1 Indonesia musim 2019 dan 2022 itu, karena periode pertandingan di kompetisi elit klub bola Tanah Air itu masih panjang.
“Kami harus terima kalah, kami harus lihat ke depan. Ini pertandingan pertama di liga, kami harus perbaiki tim,” imbuhnya.
Senada dengan Stefano, pemain bek tengah Elias Dolah mengaku perlu peningkatan baik dalam menyerang dan pertahanan.
“Kami tidak bisa menyalahkan siapa pun kecuali diri kami sendiri,” kata pemain nomor punggung 4 itu.
Sebelumnya, laga pembuka yang mempertemukan Bali United kontra PSS Sleman dimenangkan tim tamu dengan skor 0-1.
Gol kemenangan itu dicetak Ricky Cawor, gelandang PSS Sleman pada awal babak kedua melalui tendangan langsung yang menjebol gawang Bali United.