Suara.com - Ruang ganti Manchester City terpecah, tepatnya antara manajer Pep Guardiola dan gelandang jangkar Rodi terkait pendapat mereka jelang laga kontra Real Madrid.
Duel Real Madrid vs Manchester City akan tersaji dalam leg pertama semifinal Liga Champions 2022-2023. Pertandingan ini bakal kick-off di Santiago Bernabeu, Madrid, Rabu (10/5/2023) pukul 02.00 WIB.
Pep Guardiola menegaskan Manchester City tidak tertarik dengan ambisi membalas dendam atas kekalahan menyakitkan dari Madrid pada semifinal Liga Champions musim lalu.
![Gelandang Rodri (tengah) dan para pemain Manchester City lainnya. [PAUL ELLIS / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/04/26/50053-rodri-mcfc.jpg)
Menurut eks pelatih FC Barcelona itu, fokus The Citizens adalah memberikan penampilan terbaik demi meraih kemenangan tanpa adanya tendesi rasa ingin balas dendam.
“Kami di sini bukan untuk balas dendam," kata Pep Guardiola dikutip dari BBC Sport, Selasa (9/5/2023).
"Itu akan menjadi kesalahan. Kami bermain sangat baik tahun lalu di Manchester dan kami sangat bagus di sini, tapi itu tidak cukup. Apa yang terjadi di masa lalu adalah masa lalu."

Di sisi lain, Rodri justru menegaskan bahwa sepak bola adalah olahraga yang memberi kesempatan para pelakunya untuk melancarkan balas dendam kepada lawan.
“Sepak bola selalu memberikan kesempatan untuk balas dendam. Anda selalu bisa belajar dari pengalaman sebelumnya. Tahun ini kami melakukannya dengan sangat baik dan kami tiba di momen terbaik kami”, jelas Rodri dikutip dari Marca.
“Kami sangat menghormati Real Madrid, mereka adalah raja kompetisi ini. Tapi kami tidak takut pada apapun."
Baca Juga: 7 Fakta Menarik Jelang Duel Real Madrid vs Manchester City di Liga Champions
"Masih ada leg kedua, apapun yang terjadi, belum diputuskan besok."