Pengurangan Poin, Juventus: Ini Tidak Adil

Minggu, 22 Januari 2023 | 10:06 WIB
Pengurangan Poin, Juventus: Ini Tidak Adil
Penyerang Juventus asal Polandia Arkadiusz Milik (kiri ke-2) melakukan selebrasi dengan rekan setimnya setelah mencetak gol selama pertandingan pekan ke-16 Liga Italia antara Cremonese vs Juventus pada 4 Januari 2023 di stadion Giovanni-Zini di Cremona. Marco BERTORELLO / AFP
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Juventus merasa dirugikan dengan pengurangan 15 poin karena dituduh melakukan skandal dalam transfer pemain. Keputusan pengurangan poin itu dilakukan pengadilan sepak bola Italia yang menyelidiki transaksi transfernya.

Putusan tersebut, yang juga memberikan pukulan bagi reputasi klub, lebih keras daripada pengurangan sembilan poin yang diminta oleh jaksa sepak bola pada hari sebelumnya selama sidang.

Dengan 20 pertandingan tersisa untuk dimainkan musim ini, Juve berada di urutan ketiga di Serie A dengan 37 poin, tertinggal 10 poin dari pemimpin klasemen Napoli.

Pengurangan tersebut mendorong mereka turun ke posisi ke-10.

Sejumlah pejabat juga dilarang berkiprah di sepak bola Italia. Ada 11 direktur yang dihukum.

Juventus mengatakan akan mengajukan banding ke dewan penjaminan olahraga negara itu begitu alasan keputusan itu diterbitkan.

"Kami menganggap ini sebagai ketidakadilan yang mencolok juga bagi jutaan penggemar, yang kami yakini akan segera diperbaiki di pengadilan berikutnya," kata pengacara klub dalam sebuah pernyataan, dikutip ESPN.

Juventus membantah melakukan kesalahan dan mengatakan akuntansi mereka sesuai dengan standar industri.

Klub ini dikendalikan oleh perusahaan induk Exor milik keluarga Agnelli dan sahamnya tercatat di bursa saham Milan.

Baca Juga: Jejak Hitam Juventus di Sepak Bola Italia, dari Calciopoli hingga Terbaru Plusvalenze Gate

Putusan tersebut membalikkan keputusan sebelumnya pada bulan April untuk membersihkan Juventus, 10 klub lain dan eksekutif mereka dari kesalahan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI