Dua menit berselang, Indonesia melancarkan serangan balik cepat. Yakob Sayuri melepaskan umpan silang dari sisi kanan untuk kemudian disundul Dendy Sulistyawan. Sayangnya, sundulan pemain bernomor punggung 11 itu cuma menyamping di sisi kanan gawang Thailand.
Thailand terus menguasai bola sejak menit ke-20. Hal itu memaksa Timnas Indonesia untuk menurunkan garis pertahanan sambil sesekali mencoba melakukan serangan balik cepat lewat umpan-umpan langsung ke Dendy Sulistyawan di lini depan.
Thailand mendapat peluang di menit ke-22. Melalui umpan tendangan sudut, Bordin Phala menyambar bola dengan sundulan yang pada akhirnya masih melenceng dari gawang Indonesia.
Indonesia kemudian mendapatkan dua peluang cepat pada menit ke-24. Lemparan ke dalam Arhan Pratama dari sisi kiri menyulitkan kiper Thailand Kittipong Phoothawchuek yang terpaksa meninju bola di muka gawang.
Bola liar kemudian dikuasai Arhan yang langsung melepaskan umpan silang. Egy kemudian menyambar bola dengan sundulan tetapi masih melenceng dari gawang Gajah Perang.
Skuad Garuda kembali mendapatkan kesempatan emas beberapa menit berselang. Lewat serangan balik, Witan Sulaeman menggiring bola ke sisi kiri penalti Thailand sebelum melepaskan umpan silang datar ke kotak penalti.
Sayangnya, Egy Maulana Vikri tidak mampu menjangkau umpan tersebut sehingga peluang yang didapat Indonesia harus berakhir sia-sia.
Thailand yang bermain dengan formasi 4-5-1 terlihat lebih banyak melancarkan serangan melalui sisi kiri dengan tujuan mengeksploitasi sisi kanan pertahanan Indonesia yang dijaga Asnawi Mangkualam.
Di menit ke-38, Timnas Indonesia mendapat peluang emas. Witan Sulaeman melakukan tekanan kepad kiper Thailand hingga mampu merebut bola.
Baca Juga: Ngeri! Penampakan Bus Timnas Thailand yang Rusak Diserang Massa: Di Mana Tim Keamanan?
Namun, di hadapan gawang kosong, tendangan mendatar Witan Sulaeman secara mengejutkan gagal masuk ke gawang. Bola cuma membentur tiang kiri gawang sebelum keluar lapangan.