Profil Amir Nasr-Azadani, Pesepak bola Iran yang Terancam Dihukum Gantung karena Kampanyekan Hak Perempuan

Reky Kalumata Suara.Com
Selasa, 13 Desember 2022 | 16:37 WIB
Profil Amir Nasr-Azadani, Pesepak bola Iran yang Terancam Dihukum Gantung karena Kampanyekan Hak Perempuan
Pesepak bola Iran, Amir Nasr-Azadani dilaporkan terancam hukuman gantung karena ikut demo menyerukan hak-hak perempuan di negaranya. [Twitter/@FIFPRO]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sebagian besar kariernya memang berlangsung di dalam negeri. Tercatat, ia pernah berkarier bersama Tractor Sazi (2016-2019), Oxin Alborz (2019), dan Golreyhan FC (2019).

Setelah sempat berstatus tanpa klub alias menganggur pada periode 2019-2021, dia kembali bermain untuk Sepahan Novin, klub masa remajanya pada 2021.

Namun, kebersamaannya memang tak berlangsung lama. Sebab, dia sempat pindah ke Iranjavan FC pada November 2021.

Kiprahnya sebagai pesepak bola memang biasa-biasa saja. Namun, pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini mencuri perhatian saat penyelenggaraan Piala Dunia 2022.

Saat itu, Nasr-Azadani ditangkap oleh polisi karena dianggap hadir dalam protes yang diajukan kepada pemerintah terkait hukuman yang diberikan kepada Amini.

Namun, dikabarkan dia tidak pernah berada di dekat daerah tempat Cheraghi dan dua anggota Basij terbunuh. Dan sumber itu menambahkan keterlibatannya dalam aksi protes hanya sebatas meneriakkan slogan-slogan selama beberapa jam.

Sebelum kasus Nasr-Azadani, timnas Iran di Piala Dunia juga melakukan protes dengan menolak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan pembukaan melawan Inggris pada 21 November.


Kontributor: Muh Faiz Alfarizie

Baca Juga: Cedera Lawan Iran, Christian Pulisic Pastikan Siap Tampil di 16 Besar Piala Dunia 2022

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI