Suara.com - Kiper timnas Maroko, Yassine Bounou meminta dicubit jelang menghadapi Prancis di semifinal Piala Dunia 2022 Qatar. Apa alasannya?
Yassine Bounou sejauh ini jadi salah satu pemain Maroko paling berjasa dalam mengantar The Atlas Lions ke semifinal Piala Dunia 2022 Qatar.
Kiper 31 tahun itu jadi pahlawan kemenangan Maroko saat menumbangkan Spanyol di babak 16 besar dengan menggagalkan seluruh dari tiga penendang La Furia Roja di babak adu penalti.
![Gestur gelandang Maroko Sofyan Amrabat usai timnya mengalahkan Portugal di perempat final Piala Dunia 2022 yang digelar di Al Thumama Stadium, Sabtu (10/12/2022). [AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/12/12/98236-sofyan-amrabat-maroko.jpg)
Sementara di perempat final, Bounou tampil ciamik untuk menggagalkan berbagai peluang emas Portugal guna membantu Maroko menang 1-0.
Salah satu penyelamatan krusial Bounou adalah menepis tembakkan keras striker Portugal Joao Felix yang mengarah ke pojok kanan atas gawangnya.
Penyelamatan itu bisa dianggap sangat krusial lantaran Maroko tengah berjuang untuk menjaga keunggulan 1-0 kala Portugal membombardir lini pertahanan tim asuhan Walid Regragui tersebut.
![Pemain timnas Maroko merayakan kemenangan atas Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Stadion Education City, Al Rayyan, Qatar Selasa (6/12/2022). [LUCA BRUNO / AP PHOTO]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/12/07/84526-pemain-timnas-maroko-merayakan-kemenangan-atas-spanyol-di-babak-16-besar-piala-dunia-2022.jpg)
Kemenangan atas Portugal membuat Maroko mencetak sejarah sebagai tim Afrika pertama yang mampu lolos ke babak empat besar atau semifinal Piala Dunia.
Atas dasar itulah Bounou meminta untuk dicubit karena menganggap pencapaian Maroko di Piala Dunia 2022 selayaknya mimpi alih-alih sebuah kenyataan.
"Cubit aku, sepertinya aku sedang bermimpi!" kata Bounou dalam wawancara selepas kemenangan Maroko atas Portugal di mana dirinya dinobatkan sebagai Player of the Match oleh FIFA seperti dikutip dari Yahoo, Selasa (13/12/2022).
Baca Juga: Ronaldo Lebih Favoritkan Prancis Juara Piala Dunia 2022 Ketimbang Argentina
Meski merasa takjub dengan pencapaian negaranya yang di awal Piala Dunia 2022 tidak dianggap sebagai tim yang mampu melaju jauh, Bounou menegaskan mentalitas dia dan rekan-rekannya kini berbeda jelang lawan Prancis.