Piala Dunia 2022 Baru 3 Hari, Turis Banyak Mengeluh: Doha Seperti Kota Mati, Toilet Hotel Mampet, Hingga Ada PSK

Rabu, 23 November 2022 | 15:02 WIB
Piala Dunia 2022 Baru 3 Hari, Turis Banyak Mengeluh: Doha Seperti Kota Mati, Toilet Hotel Mampet, Hingga Ada PSK
Hotel kabin untuk penonton Piala Dunia 2022 Qatar (AFP)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Baru 3 hari digelar, Piala Dunia 2022 sudah mendapat banyak keluhan, di luar akses terbatas dan banyak aturan moral. Ternyata Qatar tak banyak hal remeh temeh yang dikeluhkan oleh turis atau penonton dari seluruh dunia.

Bahkan hal mengejutkan turis itu mengungkapkan ditawari jasa oleh pekerja seks atau PSK. Pengakuan itu sampaikan ke media The Standard.

Kejadian itu di arena penggemar sepak bola Bay Area di Qatar.

Beberapa turis mengungkapkan hal yang tidak menyenangkan selama di Qatar. Di antaranya fasilitas penginapan tidak lengkap, aturan yang tidak jelas, dan banyak tekanan kebebasan berekspresi.

Gelandang Inggris Jude Bellingham (Tengah) merayakan gol pertama timnya saat pertandingan sepak bola Grup B Piala Dunia 2022 antara Inggris dan Iran di Stadion Internasional Khalifa di Doha, Qatar, Senin (21/11/2022). [ADRIAN DENNIS / AFP]
Gelandang Inggris Jude Bellingham (Tengah) merayakan gol pertama timnya saat pertandingan sepak bola Grup B Piala Dunia 2022 antara Inggris dan Iran di Stadion Internasional Khalifa di Doha, Qatar, Senin (21/11/2022). [ADRIAN DENNIS / AFP]

Cerita pertama datang dari seorang penggemar yang berbasis di Sacramento yang tiba di Doha pada hari Jumat. Dia mengatakan beberapa bagian dari ibu kota Qatar masih terasa seperti "kota hantu".

Padahal turnamen hanya beberapa jam dari kickoff.

“Infrastrukturnya belum siap,” kata mereka.

"Tidak ada yang yakin di mana sesuatu berada, dan tidak ada yang terbuka pada saat dikatakan akan dibuka."

Bir Budweiser, sponsor Piala Dunia 2022 Qatar (AFP)
Bir Budweiser, sponsor Piala Dunia 2022 Qatar (AFP)

Selain itu dia mengungkapkan pernah ditawari jasa seks oleh PSK.

Baca Juga: Luka Modric Minta Timnas Kroasia Kubur Memori 2018, Fokus Piala Dunia 2022

“Ini adalah negara yang penuh dengan kontradiksi. Di sebuah bar, salah satu teman saya mendapat masalah karena mencium pacarnya, tetapi pada saat yang sama seluruh kelompok kami ditawar [oleh pekerja seks], dan itu tampaknya baik-baik saja.”

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI