Suara.com - Laga antara Amerika Serikat vs Wales di Grup B, Senin (21/11/2022) malam waktu setempat, akan menjadi partai keempat di Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar. Pertandingan antara dua tim yang di atas kertas relatif sama kuat, namun dapat berpengaruh vital bagi peta klasemen Grup B ke depan, karena dua tim lainnya yang akan tampil lebih dulu adalah Inggris vs Iran.
Baik Amerika Serikat (AS) maupun Wales dipastikan berniat untuk meraih hasil maksimal di laga perdana mereka ini, dengan harapan kelak bisa mendampingi Inggris yang merupakan unggulan. Setidaknya, hasil positif akan mengamankan poin dan posisi klasemen, menjelang pertandingan kedua nantinya di mana AS akan menantang Inggris, sementara Wales bakal jumpa Iran.
Jika menilik sejarah atau sepak terjang di Piala Dunia, AS jelas lebih berpengalaman dibanding Wales. AS bahkan sudah sukses meraih prestasi tertinggi mereka sejak Piala Dunia perdana tahun 1930 di Uruguay, yakni dengan meraih peringkat ketiga. Namun mereka kemudian sempat absen di periode 1954 sampai 1986, sebelum kemudian kembali muncul di Piala Dunia 1990 di Italia.
Sejak itu, AS hampir selalu tampil di putaran final Piala Dunia, dengan prestasi terbaik adalah mencapai perempat final di Piala Dunia 2002 di Korsel-Jepang. Hanya saja, di perhelatan terakhir pada Piala Dunia 2018 lalu di Rusia, mereka juga harus absen, meski di edisi Piala Dunia 2010 dan 2014 penampilannya sebenarnya lumayan dengan mampu lolos dari fase grup.
Akan halnya Wales, mereka sudah absen lama sekali di putaran final Piala Dunia, sejak terakhir kali tampil di Swedia pada Piala Dunia 1958. Itu juga menjadi ajang di mana mereka mampu mencatatkan performa terbaik, melaju ke perempat final sebelum harus dihentikan Brasil yang waktu itu sedang kuat-kuatnya dengan kehadiran sang bintang muda Pele.
![Para pemain timnas Amerika Serikat saat berlatih bersama di Doha, beberapa hari menjelang kick-off Piala Dunia 2022 di Qatar di mana di pertandingan pertama Grup B mereka akan berhadapan dengan timnas Wales. [Ozan KOSE / AFP]](https://media.suara.com/pictures/original/2022/11/21/97637-para-pemain-timnas-amerika-serikat-saat-berlatih-di-doha-jelang-piala-dunia-2022.jpg)
Kedua tim juga tercatat baru dua kali bertemu, meski bukan di ajang Piala Dunia bahkan bukan di turnamen resmi. AS lebih unggul atas Wales dalam head to head atau duel keduanya tersebut, yaitu ketika mampu menang 2-0 pada pertemuan di bulan Mei 2003, sementara satu pertemuan lainnya pada tahun 2020 berakhir imbang tanpa gol.
Namun, laga kali ini yang akan menjadi perjumpaan ketiga mereka sekaligus duel perdana di ajang resmi, tentu tidak bisa diprediksi hanya berdasarkan sejarah pertemuan maupun kiprah masing-masing di Piala Dunia sebelumnya. Ini ada pertemuan yang sama sekali baru, dengan tim yang tentu cukup berbeda dengan perjumpaan terakhir mereka di tahun 2020.
Kedua tim saat ini bisa dikatakan sama-sama didominasi oleh para pemain muda. AS dan Wales bahkan tercatat sebagai dua di antara tim dengan rerata usia pemain termuda di ajang Piala Dunia 2022 ini, di mana rata-rata usia pemain AS adalah 24 tahun, sedangkan timnas Wales rerata berusia 25 tahun.
Kedua tim juga sama-sama memiliki beberapa pemain menonjol, di mana AS akan mengandalkan penyerang Chelsea, Christian Pulisic; sementara Wales sudah cukup identik dengan mantan pemain Tottenham Hotspur dan Real Madrid yang kini bermain di Liga AS, Gareth Bale. Pulisic akan di-support pemain seperti Weston McKennie (Juventus) dan Brenden Aaronson (Leeds) di lini tengah, sementara Bale punya Aaron Ramsey (Nice).
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Teknologi SAOT dan Cara Kerjanya di Piala Dunia 2022 Qatar
"Aku kira kami harus membuktikan diri. Kami mungkin belum lagi berada di level bersama tim-tim kuat dalam beberapa dekade terakhir. Kami punya tim bagus dengan semangat tinggi dan optimisme, dan aku pikir kami bisa melangkah ke fase berikutnya," tutur Christian Pulisic di masa persiapan timnya.