Suara.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan berharap proses pengambilan sumpah sebagai warga negara Indonesia (WNI) untuk Shayne Pattynama, Jordi Amat, dan Sandy Walsh bisa berlangsung serentak.
Hal itu bertujuan untuk mempercepat proses naturalisasi ketiga pemain agar bisa tampil memperkuat Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2022.
Shayne Pattynama baru saja menjalani tahap wawancara dengan Komisi X DPR RI pada Selasa (8/11/2022) untuk membahas proses perubahan kewarganegaraan pemain 24 tahun tersebut.
![Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Shayne Pattynama. [dok. PSSI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/05/31/76135-shayne-pattynama.jpg)
Setelahnya, masih ada beberapa tahap yang harus dilalui Shayne Pattynama yakni wawancara dengan Komisi III untuk kemudian wacana naturalisasinya dibahas di rapat paripurna DPR RI.
Setelah itu, Shayne Pattynama tinggal menunggu surat keputusan Presiden sebelum diambil sumpahnya sebagai WNI di kantor wilayah Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham).
Sementara untuk Jordi Amat dan Sandy Walsh, kedua pemain keturunan ini sudah sampai pada tahap menunggu surat keputusan Presiden untuk kemudian diambil sumpah sebagai WNI.

Melihat proses naturalisasi ketiga pemain yang hampir mendekati akhir, PSSI berharap ada akselerasi untuk segera menjadikan ketiganya berstatus WNI.
Pasalnya, PSSI kini sedang dikejar waktu mengingat Timnas Indonesia akan segera berlaga di Piala AFF 2022 yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Desember 2022 hingga 16 Januari tahun depan.
Iriawan berharap proses Shayne Pattynama bisa dipercepat. Ini demi harapan Shin Tae-yong agar lini belakangan Timnas Indonesia bisa lebih kuat dengan suntikan tiga pemain keturunan tersebut.
"Kita berharap sama-sama biar bisa sekaligus (pengambilan sumpah). Mereka bertiga adalah pemain belakang yang disiapkan untuk mem-backup barisan belakang," kata Iriawan saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (8/11/2022).