Profil Adi Satryo, Kiper Persik Kediri yang Dihujat karena Tinju Bola ke Gawangnya Sendiri

Rully Fauzi Suara.Com
Jum'at, 30 September 2022 | 20:58 WIB
Profil Adi Satryo, Kiper Persik Kediri yang Dihujat karena Tinju Bola ke Gawangnya Sendiri
Adi Satryo. (dok. PSSI)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Adi Satryo sebetulnya merupakan salah satu penjaga gawang muda yang memiliki bakat luar biasa. Sebab, dia pernah menimba ilmu bersama Persib Bandung U-16 pada 2017 silam.

Setelah itu, Adi Satryo pindah ke Kalteng Putra U-18 pada 2018. Dia juga sempat berlatih secara intensif bersama PPLP DKI Jakarta mulai 2019 hingga 2020.

Potensi besarnya itulah yang kemudian tercium oleh PSMS Medan. Klub asal Sumatera Utara ini memboyongnya pada Januari 2020.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, pun turut menggunakan jasa Adi Satryo untuk tim U-19, terutama ketika menjalani pemusatan latihan intensif di Kroasia selama dua bulan.

Penampilan pertamanya bersama timnas Indonesia U-19 tercatat ketika menghadapi Kroasia U-19 pada laga uji coba yang berlangsung 9 Agustus 2020. Sayangnya, ketika itu Indonesia digasak dengan skor 1-7.

Dari total delapan laga uji coba yang terselenggara di Kroasia saat itu, Adi Satryo menjadi pilihan utama. Dia nyaris tak tergantikan. Sebab, eks-kiper PSS Sleman ini hanya absen satu kali dari delapan laga tersebut.

Meskipun demikian, Adi Satryo terhitung kurang mendapatkan pengalaman pertandingan di level internasional ataupun di kompetisi tertinggi bersama klubnya.

Namun, Shin Tae-yong justru pernah memberikan kesempatan debut kepadanya ketika menghadapi Oman pada pertandingan uji coba yang berlangsung pertengahan 2021 lalu. Sayangnya, ketika itu dia kebobolan dua gol saat bermain 45 menit.

Di level klub, Adi Satryo memang baru mencatatkan 10 kali pertandingan di level tertinggi. Semuanya tercatat bersama Persik Kediri.

Baca Juga: Tahan Imbang Persik Kediri di Pekan ke-11 BRI Liga 1, Pelatih Barito Putera Tidak Puas

Delapan penampilan di antaranya tercipta pada Liga 1 2021-2022 dengan catatan lima clean sheet dan tujuh kebobolan. Adapun dua lainnya terjadi pada musim ini dengan catatan empat kebobolan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI