Suara.com - Timnas Indonesia U-16 akan melawan Myanmar U-16 pada semifinal Piala AFF U-16 2022. Berstatus juara Grup C, lawan anak asuh Bima Sakti ini pantang untuk diremehkan.
Sebelum bergulirnya Piala AFF U-16 2022, mungkin tak banyak yang menyangka Myanmar mampu membuat kejutan untuk merebut status juara Grup C dan melenggang mulus ke semifinal.
Mereka tak hanya mengungguli tim-tim yang lebih diunggulkan seperti Malaysia dan Australia, tetapi sepanjang fase grup juga tampil luar biasa.
Myanmar tercatat tidak pernah kalah dalam tiga laga yang dimainkan di Grup C. Mereka meraih dua kemenangan yakni atas Kamboja dan Australia serta satu hasil imbang kontra Malaysia.
Hal itu jelas jadi modal besar Myanmar jelang menghadapi timnas Indonesia U-16. Bukan tak mungkin mereka bisa mempermalukan Garuda Asia di kandangnya sendiri.
Karena itu, anak asuh Bima Sakti dilarang keras untuk meremehkan lawannya di semifinal Piala AFF U-16 2022.
![Timnas Myanmar U-16 saat menghadapi timnas Australia U-16 dalam lanjutan babak penyisihan grup Piala AFF U-16 2022 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Selasa (2/8/2022). [Twitter/@AFFPresse]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/08/03/94922-timnas-myanmar-u-16-saat-menghadapi-timnas-australia-u-16-piala-aff-u-16-2022.jpg)
Setidaknya terdapat tiga alasan agar timnas Indonesia U-16 mewaspadai Myanmar U-16. Simak ulasannya.
1. Minim Data Lawan
Bima Sakti mengaku sudah memiliki strategi yang akan digunakan untuk meredam serangan para pemain Myanmar. Namun, Garuda Asia hanya akan mengandalkan rekaman video dalam menganalisis kelebihan dan kelemahan lawan.
Baca Juga: Hadapi Myanmar di Semifinal Piala AFF U-16 2022, Timnas Indonesia U-16 Siap Maksimalkan 90 Menit
Hal tersebut akan jadi potensi sandungan tersendiri bagi timnas Indonesia U-16, yang sejatinya tidak begitu mengenal karakter dan kekuatan lawannya di semifinal ini.