5 Negara EAFF dengan Ranking FIFA di Bawah Timnas Indonesia

Reky Kalumata Suara.Com
Kamis, 21 Juli 2022 | 19:16 WIB
5 Negara EAFF dengan Ranking FIFA di Bawah Timnas Indonesia
Selebrasi timnas Taiwan (dok. ctfa.com.tw)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Timnas Indonesia didorong untuk keluar dari AFF atau Induk Sepak Bola se-Asia Tenggara. Hal ini diawali dari kontroversi di Piala AFF U-19 2022.

Timnas Indonesia U-19 gagal menembus babak semifinal, kendati bermain apik sepanjang turnamen. Banyak pihak yang menganggap Indonesia 'dipermainkan' regulasi AFF.

Skuad Garuda Nusantara mampu mengoleksi 11 poin yang sama dengan Vietnam dan Thailand, serta mampu unggul selisih gol atas kedua negara tersebut di klasemen grup A.

Kendati unggul gol dan punya poin yang sama, Timnas Indonesia U-19 tak mampu lolos karena kalah Head to Head dari Vietnam dan Thailand.

Hal tersebut membuat pendukung Timnas Indonesia pun murka akibat regulasi usang itu dan meminta PSSI untuk keluar dari AFF. Desakan ini muncul dari banyaknya komentar di unggahan PSSI usai Timnas Indonesia ‘terkesan’ dicurangi oleh regulasi AFF.

Bahkan adanya desakan ini dibarengi oleh anjuran agar PSSI mau bergabung dengan EAFF atau Federasi Sepak Bola Asia Timur.

EAFF dianggap sebagai federasi yang tepat bagi perkembangan Timnas Indonesia karena dihuni tim-tim sekelas Jepang, Korea Selatan, China dan Korea Utara yang merupakan langganan Piala Dunia.

Andai bergabung dengan EAFF, Timnas Indonesia pun akan mengikuti EAFF Football Championship yang merupakan ajang tahunan di federasi tersebut.

Menyoal peringkat FIFA, banyak negara-negara di Asia Timur yang diakui kualitasnya. Jepang kini menempati peringkat 24 dunia, Korea Selatan (28), China (78), Korea Utara (112) dan Hong Kong (145).

Baca Juga: Berniat Cabut dari AFF dan Gabung ke EAFF, PSSI Dicap Seperti Anak Kecil

Namun, nyatanya ada beberapa negara yang peringkatnya berada di bawah Timnas Indonesia. Siapa saja? Berikut ulasannya!

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI