Suara.com - Bhayangkara FC sempat berada di jalur perburuan gelar juara Liga 1 musim lalu, namun mereka harus puas finis di peringkat ketiga pada klasemen akhir.
Kegagalan meraih gelar juara Liga 1 2021/2022 membuat Bhayangkara FC merombak tim secara besar-besaran untuk mengarungi musim baru 2022/2023.
Dari mulai pelatih hingga pemain, ada perubahan di tubuh Bhayangkara FC. Semua ini dilakukan demi menantap era baru di Liga 1 2022/2023.
Dari sektor pelatih, Bhayangkara FC tidak mempertahankan Paul Munster sebagai nakhoda tim. Sebagai ganti pelatih asal Irlandia Utara itu, Bhayangkara FC mendatangkan pelatih lokal Widodo C Putro, yang tiga tahun terakhir menukangi Persita Tangerang.
Dengan hadirnya sosok Widodo yang dikenal mampu mengorbitkan pemain-pemain muda dan meramu taktik dengan baik, Bhayangkara FC menatap optimis musim 2022/2023.
Selain pelatih, sejumlah pemain-pemain kunci yang membawa Bhayangkara FC finis di peringkat ketiga musim lalu juga dilepas.
Bhayangkara FC tidak memperpanjang kontrak Evan Dimas, Jajang Mulyana, Lee Yoo-Joon, hingga penyerang asing Ezechiel N'Douassel.
Bhayangkara FC juga secara mengejutkan melepas dua pemain pilar lainnya yakni Hansamu Yama Pranata dan Melvin Platje.
Untuk mengganti kekosongan ini, Widodo langsung mendatangkan tiga pemain asing yaitu Youssef Ezzejjari, Younness Mokhtar, dan Adam Najem.
Pemain-pemain baru lokal juga didatangkan Widodo seperti David Maulana, Kasim Botan, Finky Pasamba, hingga Nurhidayat Haris.