Regulasi head to head akan digunakan dalam menentukan peringkat akhir dengan turunannya yakni selisih gol dalam head to head dan agresivitas gol dalam head to head tim-tim dengan poin sama.
Selanjutnya, andai masih ada dua tim atau lebih yang memiliki nilai sama setelah perhitungan itu, maka penentuan peringkat akan menggunakan selisih gol dan agresivitas gol keseluruhan pertandingan grup.
Jika Vietnam dan Thailand imbang tanpa gol dan timnas Indonesia U-19 menang atas Myanmar, maka ketiga tim akan memiliki poin sama yakni 11 dan head-to-head yang sama karena ketiganya saling bermain imbang dengan skor 0-0.
Maka, selisih gol dan agresivitas gol secara keseluruhan grup akan diberlakukan untuk menentukan dua tim yang berhak lolos.
Dengan skema itu, timnas Indonesia akan lolos sebagai juara Grup A karena untuk sementara punya selisih gol terbaik yakni +11, Vietnam jadi runner-up (+9) dan Thailand (+6) akan tersingkir.
Namun, jika Vietnam vs Thailand imbang dengan skor 1-1, 2-2 dan lebih, maka timnas Indonesia U-19 akan finis ketiga karena sebelumnya cuma bermain imbang 0-0 baik kontra Vietnam maupun Thailand.
Situasi itu membuat potensi main mata antara Vietnam dan Thailand mungkin terjadi lantaran mereka cuma harus bermain imbang dengan skor minimal 1-1. Meski demikian, kedua pelatih telah menegaskan untuk bisa merebut tiga poin di laga pamungkas itu.