Sambut Liga 2, Persipura Masih Berburu Pemain Tambahan di Tiga Posisi

Rully Fauzi Suara.Com
Jum'at, 08 Juli 2022 | 18:19 WIB
Sambut Liga 2, Persipura Masih Berburu Pemain Tambahan di Tiga Posisi
Pelatih Persipura Jayapura, Ricky Nelson. (Suara.com/Irwan Febri Rialdi)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pelatih kepala Persipura Jayapura, Ricky Nelson mengungkapkan bahwa timnya masih berburu pemain tambahan untuk mengisi kebutuhan di tiga posisi yakni penyerang, bek kiri dan bek tengah.

"Kami masih mencari tiga posisi itu dan saya masih mempertimbangkan apakah mengambil anak Papua atau pemain dari luar," kata Ricky seperti dimuat Antara.

Mantan pelatih Sulut United FC itu mengaku membutuhkan jumlah pemain pelapis yang mencukupi, mengingat musim depan Persipura bukan hanya akan tampil di Liga 2, tetapi juga ambil bagian dalam Piala Indonesia yang kembali digulirkan.

Ricky mengakui sosok Patrich Wanggai, yang kembali pulang ke tim Mutiara Hitam, bisa menjadi andalan lini serang timnya untuk musim depan.

Akan tetapi, sang pelatih tak bisa menampik kebutuhan pemain pelapis lain di sektor penyerang.

Juru taktik berusia 41 tahun itu ingin mencari pemain dengan kualitas yang tidak berbeda jauh dibandingkan mereka yang sudah berada di dalam skuad Persipura saat ini.

"Sehingga tadi dalam latihan ada beberapa pemain yang ikut seleksi kami keluarkan karena dianggap gagal mengikuti tempo permainan tim," ungkap Ricky.

Ricky menambahkan dua pemain muda; Brian Fatari dan Charenz Huwae dijadwalkan untuk mulai bergabung dengan tim dalam sesi latihan selanjutnya di lapangan latihan Stadion Lukas Enembe, Sentani.

"Besok kami masih melakukan latihan dan seleksi untuk tambahan pemain masuk dalam kerangka tim guna di daftarkan pada kompetisi Liga 2," tukas Ricky.

Baca Juga: 3 Pemain yang Berpeluang Gantikan Posisi Marselino Ferdinan di Timnas Indonesia U-19

Musim lalu, Persipura untuk pertama kalinya harus terdegradasi dari kasta tertinggi sepakbola Indonesia sejak penggabungan kompetisi Perserikatan dan Galatama pada 1994-1995.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI