Suara.com - Kasus penunggakan gaji penyerang asing asal Kroasia, Marko Simic, ternyata bukan hanya sekali ini saja menyeret Persija Jakarta.
Sebab, dalam perjalanannya di dunia sepak bola, Persija Jakarta sudah beberapa kali tersandung kasus penunggakan gaji pemain.
Sehingga, sengketa penunggakan gaji pemain yang dialami oleh Marko Simic ini tak ubahnya penyakit kambuhan yang kerap kali menyerang Persija Jakarta selama beberapa tahun terakhir.
Setidaknya, Persija Jakarta sudah beberapa kali menjadi sorotan media dan publik karena kembali telat melunasi hak pemain, pelatih, ataupun ofisialnya.
Selain kasus Marko Simic, berikut sejumlah kasus penunggakan gaji pemain yang pernah menyeret nama Persija Jakarta.
![Pemain Arema FC Foto: Adam Alis Setyano [Suara.com/Adie Prasetyo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/07/13/13606-adam-alis-setyano.jpg)
1. Adam Alis
Adam Alis juga pernah menghadapi tidak adanya kejelasan terkait pembayaran tunggakan gaji yang dilakukan oleh Persija Jakarta.
Bahkan, Adam Alis berani mengambil sikap untuk mengakhiri hubungan kontraknya dengan Persija. Saat itu, Adam Alis yang masih berusia 22 tahun sudah berkonsultasi dengan keluarga dan agennya, Muly Munial.
“Ini murni keputusan saya. Alasan utama saya itu karena saya merasa manajemen tidak jelas memberikan kepastian kapan gaji saya dan teman-teman akan dibayar,” ujarnya.
Baca Juga: Makin Panas, Marko Simic Sebut Pernyataan Persija Jakarta Tak Benar dan Akan Bawa Masalahnya ke FIFA
“Selama ini mereka cuma janji-janji saja. Lebih baik saya keluar dari Persija Jakarta,” ia melanjutkan