Suara.com - Harry Maguire kembali menjadi sorotan ketika Manchester United dipermalukan Liverpool empat gol tanpa balas dalam laga tunda pekan ke-30 Liga Inggris, Rabu (20/4/2022) dini hari WIB.
Dalam pertandingan di Old Trafford itu, pertahanan Manchester United yang digalang Harry Maguire bersama Phil Jones dan Victor Lindelof begitu rapuh.
Setelah tertinggal 0-3, Harry Maguire tercatat melakukan blunder yang berujung pada gol keempat Liverpool yang dicetak Mohamed Salah pada menit ke-85.
Petaka itu berawal dari umpan tak akurat yang dilepaskan Maguire ke sisi kanan lapangan. Dia berniat memberi bola kepada pemain muda Hannibal Mejbri, tetapi umpannya terlalu tinggi.
Mejbri akhirnya mampu menjaga bola agar tidak keluar lapangan dengan menahannya menggunakan kepala. Namun, umpan yang tak akurat dari Maguire membuat dia kesulitan untuk mempertahankannya sehingga langsung direbut pemain Liverpool.
Serangan balik pun dilancarkan pasukan Jurgen Klopp di mana DIego Jota kemudian memberikan umpan akurat kepada Mohamed Salah di dalam kotak penalti yang langsung mengeksekusinya dengan dingin untuk menjebol gawang David de Gea.

Roy Keane selaku legenda Manchester United menganggap performa Setan Merah dalam laga ini tak bisa diterima. Salah satu pemain yang dia soroti adalah Harry Maguire.
"Marcus Rashford bermain seperti anak kecil di depan. Harry Maguire - gol terakhir - umpan dan pertahanannya tidak bisa diterima, tidak cukup bagus untuk Manchester United," kata Roy Keane dikutip dari Goal Internasional, Rabu (20/4/2022).
Dia merasa sudah tak bisa lagi marah dengan Manchester United, tetapi lebih merasa sedih melihat runtuhnya gedigdayaan tim yang saat dibelanya sempat ditakuti baik di Inggris maupun di Eropa.
Baca Juga: Penghormatan dan Pita Hitam untuk Cristiano Ronaldo di Menit ke-7 dari Liverpudlian
“Tidak ada pemimpin [di United], mereka kurang berkualitas. Ada kekacauan di klub dari atas. Mereka membutuhkan manajer baru, mereka membutuhkan pemain masuk dan pemain keluar," tutur Keane.