Penyelenggara Bakal Tindak Tegas Sikap Rasisme dan Seksisme di IYC 2021

Syaiful Rachman Suara.Com
Senin, 18 April 2022 | 15:49 WIB
Penyelenggara Bakal Tindak Tegas Sikap Rasisme dan Seksisme di IYC 2021
Penyelenggara International Youth Championship (IYC) 2021 dari Pancoran Soccer Field (PSF) I Gede Widiade memberikan keterangan mengenai dugaan adanya sikap rasisme dan seksisme saat turnamen itu berlangsung di Stadion Internasional Jakarta (JIS), Jakarta, Minggu (17/4/2022). IYC 2021 sendiri berlangsung pada 13-19 April 2022. (Michael Siahaan)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Penyelenggara International Youth Championship (IYC) 2021 berjanji menindak tegas sikap rasisme dan seksisme sepanjang turnamen sepak bola junior internasional itu berlangsung.

Pihak penyelenggara dari Pancoran Soccer Field (PSF) I Gede Widiade menyebut bahwa sikap tegas itu berupa teguran, pengusiran atau penghentian pertandingan jika diperlukan.

“Sampai saat ini, sudah ada penonton yang ditegur. Kami terus menginformasikan soal rasisme dan seksisme ini baik melalui pengumuman di stadion dan iklan elektronik di lapangan,” ujar Gede.

Pihak penyelenggara International Youth Championship (IYC) 2021 sekaligus “chairman” Pancoran Soccer Field (PSF) I Gede Widiade (kiri) dan Direktur Turnamen IYC 2021 Tigorshalom Boboy memberikan keterangan terkait perkembangan IYC 2021 di Stadion Internasional Jakarta (JIS), Jakarta, Jumat (15/4/2022). ANTARA/Michael Siahaan
Pihak penyelenggara International Youth Championship (IYC) 2021 sekaligus “chairman” Pancoran Soccer Field (PSF) I Gede Widiade (kiri) dan Direktur Turnamen IYC 2021 Tigorshalom Boboy memberikan keterangan terkait perkembangan IYC 2021 di Stadion Internasional Jakarta (JIS), Jakarta, Jumat (15/4/2022). ANTARA/Michael Siahaan

Gede pun menyesalkan terjadinya praktik seksisme dan rasialisme oleh para penonton di Stadion Internasional Jakarta (JIS) saat IYC 2021 berlangsung. Sebagai informasi, para penonton IYC 2021 merupakan para undangan.

Baca Juga: Kurniawan Dwi Yulianto: IYC 2021 Sarana Indonesia All Star Promosikan Diri ke Timnas

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengundang sekitar 2.500 penonton untuk hadir JIS pada setiap laga IYC 2021.

Menurut Gede, karena berstatus undangan, banyak dari penonton tersebut yang sebelumnya tidak pernah menyaksikan pertandingan sepak bola. Hal itu membuat mereka belum terbiasa dengan etika menyaksikan laga, apalagi di turnamen internasional seperti IYC.

“Banyak warga yang tak pernah menonton sepak bola diikutkan oleh pemerintah daerah untuk menikmati pertunjukan turnamen internasional. Jadi kami terus memberikan peringatan dan antisipasi baik melalui pengumuman di stadion maupun meminta bantuan dari para pemandu masyarakat untuk menginformasikan tindakan apa yang tak boleh dilakukan saat melihat pertandingan sepak bola,” tutur pria yang pernah menjadi CEO Persebaya dan Direktur Utama Persija tersebut.

Berdasarkan pantauan langsung di JIS pada IYC 2021, penyeru di dalam stadion akan memberikan peringatan langsung melalui pelantang ketika ada terdengar suara bertendensi seksisme atau rasisme dari tribun penonton.

Penonton diingatkan untuk tidak mengulangi tindakannya atau akan dikeluarkan dari stadion jika tetap melakukan hal serupa.

Baca Juga: Indonesia All Star U-20 Ingin Akhiri IYC 2021 dengan Kemenangan

Selain itu, peringatan juga tercantum di iklan elektronik yang tampil secara bergantian di pinggir lapangan. Iklan tersebut bertuliskan pesan seperti “Berantas tindakan seksisme”, “No room for racism” dan “Katakan tidak pada rasisme”. [Antara]

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI