Suara.com - Beberapa pesepak bola dunia pernah berurusan dengan hukum dan menghadapi tuntutan pidana setelah terbukti bersalah di hadapan pengadilan.
Bahkan, ada pula yang terbukti melakukan kejahatan kemanusiaan hingga akhirnya dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan.
Berikut lima pesepak bola yang pernah menghadapi tuntutan pidana hingga mendapatkan hukuman mati di pengadilan.
![Bek sayap Chelsea, Marcos Alonso. [GLYN KIRK / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/09/21/95148-marcos-alonso.jpg)
1. Marcos Alonso
Pemain Chelsea, Marcos Alonso, pernah mengalami kecelakaan pada tahun 2011 di ibu kota Spanyol, Madrid.
Akibat kelalaiannya, Marco Alonso menabrak tembok yang menyebabkan seorang perempuan berusia 22 tahun meninggal dunia.
Ternyata, Alonso mengemudikan mobilnya dengan kecepatan 120 km/jam lebih dan dalam keadaan mabuk usai mengonsumsi alkohol.
Awalnya, dia dituntut empat tahun penjara. Lalu, hukuman itu dikurangi menjadi 21 bulan dan akhirnya dibatalkan setelah ia membayar uang damai kepada keluarga korban.
![Pelatih tim akademi Barcelona, Patrick Kluivert. [Glyn KIRK / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/07/19/19192-patrick-kluivert-fc-barcelona.jpg)
2. Patrick Kluivert
Baca Juga: Hasil Liga 1: Borneo FC dan PSIS Semarang Berbagi Poin di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Karier Patrick Kluivert di Belanda harus terhenti akibat hukuman pidana yang didapatkan karena kecelakaan.