Suara.com - Jadwal Liga Champions malam ini, Rabu (15/2/2022) dini hari WIB akan menyajikan dua pertandingan babak 16 besar antara tim raksasa PSG vs Real Madrid dan Sporting vs Man City.
Duel PSG vs Real Madrid jadi satu sajian menarik dalam rangkaian laga leg pertama babak 16 besar dini hari nanti. Kedua pelatih bahkan setuju menyebutnya sebagai final kepagian.
Menurut pelatih PSG, Mauricio Pochettino, pertandingan ini akan berjalan sengit. Tak ada tim yang lebih diunggulkan untuk bisa merengkuh kemenangan di laga nanti.
"Real Madrid dihormati sebagai salah satu klub terbesar di dunia. Mereka memiliki 13 Liga Champions. Itu jadi bukti," kata Mauricio Pochettino dikutip dari Le Parisien, Selasa (15/2/2022).
"Tidak ada favorit [dalam laga ini--Red]. Ini adalah pertemuan yang bisa menjadi final Liga Champions."
"PSG telah mengharapkan gelar ini selama 50 tahun. Kami adalah calonnya. Setelah semua yang klub lakukan musim panas lalu, kami terus seperti itu. Kami tidak akan maju sebagai korban melawan Real Madrid."
![Suasana laga matchday 1 Grup A Liga Champions 2019/2020 antara Paris Saint-Germain vs Real Madrid di Stadion Parc des Princes, Paris yang digelar 19 September 2019 lalu. [Thomas SAMSON / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/11/26/97091-real-madrid-vs-psg.jpg)
Di sisi lain, pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti coba bersikap santai jelang laga big match tersebut. Dia bahkan sedikit sesumbar bahwa ini bukan laga yang sulit.
“Kami yakin untuk besok. Laga ini cukup bagus untuk menjadi final Liga Champions. Kami siap untuk mengalahkan salah satu rival utama untuk piala ini," kata Carlo Ancelotti dikutip dari Football-Italia, Selasa (15/2/2022).
Juru taktik asal Italia itu menjelaskan bahwa laga menghadapi PSG di Parc des Princes tidak memberikan tekanan ekstra untuk timnya. Los Blancos justru termotivasi, klaimnya.
Baca Juga: Banjir Tawaran, Frenkie de Jong Tinggalkan Barcelona Musim Depan?
“Satu-satunya tekanan yang kami miliki untuk besok adalah menghadapi tim hebat seperti PSG, itu lebih merupakan motivasi daripada tekanan," kata Ancelotti.